Minggu, 30 November 2014

Diary : Dilema Cowo Gendut

http://lphoto2.ask.fm/671/990/800/1280003035-1rr2e2h-2f2kjsmh3kfnbbk/preview/file.jpg 
Aku tidak gemuk, Tuhan terlalu mencintaiku sehingga membuat ukuranku lebih besar agar dia dapat dengan mudah melihatku - Ngelesnya pria gendut


Suatu hari di malam natal, Santa datang kepada seorang anak baik yang telah menunggunya bertahun-tahun lamanya.

Santa : Kau telah berhasil dengan baik tahun ini, hadiah apa yang kau inginkan nak?
Anak : Aku ingin seekor naga
Santa : Ayolah, Minta sesuatu yang realistis
Anak : Kalau begitu aku ingin kurus...
Santa : Kau ingin naga yang bersayap atau tidak?

Beberapa waktu ini, semakin banyak orang yang membahas masalah berat badanku ketika bertemu denganku. Memang aku adalah cowo gendut, tetapi yang tidak nyeremin kok.

Aku tidak termasuk dalam barisan KIM (Kurus Itu Mitos), sebenarnya cukup banyak orang yang berhasil kurus karena mendapatkan tips dariku. Jika anda minta tips kurus, jangan bertanya kepada orang yang berhasil kurus, tanyalah kepada orang gemuk. Dia akan punya banyak cara untuk kurus, anda tinggal memilih yang cocok untuk anda.

Mengetahui cara kurus dan menjadi kurus itu dua hal yang berbeda.

Para perempuan bertanya bagaimana aku tetap percaya diri dengan bentuk tubuhku begini, sebenarnya sederhana karena pada dasarnya aku orang yang percaya diri. Aku mungkin minder jika kalah pintar dari seseorang, tetapi kalau bentuk badan sepertinya tidak.

Para pria, terutama yang fitnes sampai badannya sudah sangat atletis sering juga bertanya, Kenapa aku dengan bentuk fisik begini sudah punya kekasih yang cantik, sedangkan mereka masih single saja. Jawabannya sederhana, wanita itu ingin dimengerti.

Dilema saat ini adalah kenapa aku yang baik-baik saja dengan kondisiku, tetapi lingkunganku yang mempermasalahkannya. Well, aku sudah sering melakukan diet dan olahraga, hanya memang waktu dan kegiatan yang padat membuatku sulit menjalaninya hingga tuntas. Biasanya setelah sudah turun 5~7kg, ada saja hal yang membuat hal itu harus berhenti.

Biasanya ada dua alasan utama orang ingin kurus. Pertama ingin menaikan nilai jual, untuk mendekati lawan jenis atau sesama jenisnya (Haha). Nah untuk alasan ini, sebenarnya dari dulu aku tidak pernah memiliki masalah dengan lawan jenis dengan bentuk tubuhku. Kedua, alasan kesehatan. Walaupun berat badanku ini 3 digit, aku tidak pernah memiliki masalah kesehatan seperti jantung, diabetes, kolestrol atau lainnya. Aku mempelajari pengobatan tradisional china. Aku mengatur pola makanku dengan baik, jadi aku tidak pernah punya masalah seperti ini.

Jika kalian benar-benar melihat, kebanyakan orang yang sakit jantung bukan orang gemuk, melainkan bertubuh ideal atau bahkan kurus. Kegemukan meningkatkan resiko, bukan memastikan penyakit itu.

Tentunya selama bertahun-tahun jadi cowo gendut, sudah merasakan enak dan tidak enaknya menjadi cowo gendut. Bagi sebagian besar orang gendut, mereka merasa kecil dihadapan orang lain dan menjadi korban bully, hal ini tidak terjadi padaku.

Menurutku aneh saja, ketika tubuhmu membesar tetapi kamu merasa kecil. Kalau ada pria yang dibully karena dia gemuk, hei kamu coba kamu pikir kenapa olahraga tinju itu ada begitu banyak kelasnya. Berbeda 2~3kg berat badan saja sudah membuat perbedaan kekuatan yang besar.

Kamu bisa contoh kisahku, saat aku SMP seperti kebanyakan orang gemuk lainnya beberapa orang berniat melakukan bully fisik terhadapku. Mereka berpikir dengan melecehkan orang yang besar badannya akan membuat mereka terlihat tangguh, tetapi saat itu mereka memilih orang yang salah. Aku tumbuh dengan didikan keras ayahku, yang namanya kayu dan rotan itu sudah makanan sehari-hari.

Salah satu anak yang berusaha membullyku adalah kakak kelas 2 tingkat diatasku, perbedaan berat badan kami sekitar 30kg. Aku memukulnya sekali, mungkin hanya menggunakan separuh tenagaku. Aku memukulnya di pipi, hasilnya tulang rahangnya lepas dan 8 gigi patah. Aku juga memukul satu orang lainnya di dada kiri, dengan kekuatan hampir sama. Anak ini berbeda lebih dari 30kg denganku, hasilnya 3 tulangnya patah. Kepada kalian yang suka membully orang lain karena gendut, sebaiknya hentikan. Mereka tidak melawan hanya karena belum menyadari apa yang dia mampu lakukan, jika dia menyadarinya kalian akan dalam masalah besar.

Disini aku hanya akan membagikan hal-hal yang tidak enak ketika anda gendut. Jika saya bagikan enaknya, nanti anda berpikir untuk gendut lagi, hehe.

Hal-hal yang biasanya buat dilema adalah :

1. Mudah Terlihat : Ini benar-benar menyebalkan jika anda orang yang banyak dicari, misalnya aku sedang belanja dan ingin segera pulang untuk menonton tv, ternyata ada yang melihat dan mulai mengajakku berbicara hingga cukup lama. Ya termasuk susah untuk bersembunyi.

2.  Susah belanja baju : Ukurannya yang susah nyari, modelnya juga terbatas.

3. Dimana-mana merasa sempit : Nama lainnya makan tempat, kalau berpergian dengan mobil aku selalu duduk di depan atau nyetir. Kalau ditengah rasanya sempit kalau ada orang lain.

4. Tidak fotogenik : Entah ini alasan aku tidak suka berfoto atau memang tidak suka hasil fotonya, Hehe. Aku lebih suka berfoto groupie daripada selfie, kalau selfie rasanya aku terlihat kesepian.

5. Diperlakukan tidak adil : Perlakuan tidak adil ini sebenarnya cukup menyenangkan buatku, misalnya setiap pergi kerumah makan dengan teman-teman, kalau tempatnya sudah langganan pasti nasiku diberi lebih banyak. Kalau aku makan paling banyak lauk juga tidak ada yang protes, mereka berpikir ya wajarlah. Ini tidak adil! Tetapi aku menikmati ketidak adilan ini, Hehe.

Karena aku sendiri menikmatinya, mungkin hanya itu yang tidak enak dari cowo gendut yang aku rasakan. Ya sedikit banyak kenalilah kaum kami yang semakin hari semakin bertambah banyak ini, Bukan tidak mungkin suatu hari aku akan muncul didepan kalian sambil mengulurkan tanganku dan berkata, "Ayo bergabung bersama kami, jadilah gendut juga." Pasti horror ya, terutama untuk wanita, Haha.

Tulisan ini tidak bermaksud menyinggung siapapun, hanya curhatan kecil seorang pria lugu nan lucu :D

4 komentar:

  1. Sebenarnya kalo cowok sih gak masalah kok agak gembul.
    Well, setidaknya hingga berusia 20 tahun

    Karena kalo udah umur segitu biasanya cowo akan peduli penampilan demi orang spesial. Meskipun dia menerima apa adanya, gak ada yg jamin dia minder jalan bareng. hi hi hi *digampar

    Good luck pria lucu!

    BalasHapus
  2. Usiaku sudah lebih dari 20 tahun kok, Haha

    Iya, request dari orang spesial memang minta kurusin :p

    Thanks sudah mampir :)

    BalasHapus
  3. haha yang foto selfie itu yg bikin ketawa lol , btw pacarku juga berat nya 3 digit tpi emang fetish sama cowo gendut jadi ga masalah <3 I Love pejantan tambun

    BalasHapus
  4. orang yang badannya besar punya hati yang besar juga :3

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)