Rabu, 10 Desember 2014

Diary : Aku dan Kejiwaan Manusia

http://www.andrewcharalambous.co.uk/wp-content/uploads/2014/01/mind-300x300.jpg 
Sebagian besar penyakit manusia berasal dari pikiran

Selama 4 tahun terakhir, dengan keahlian yang kupelajari bertahun-tahun aku membuka layanan konsultasi kejiwaan. Awalnya konsultasi ini bersifat tertutup, kemudian seiring waktu menjadi lebih terbuka. Aku juga melayani konsultasi jarak jauh, tergantung dari jenis keluhannya.

Persamaannya adalah konsultasi ini tidak dipungut biaya, karena memang ketika aku membuka konsultasi ini aku berniat membantu mereka yang tidak atau kurang mampu untuk membiayai konsultasi kejiwaan, atau mereka yang takut ketergantungan pada obat penenang. Sejauh ini, sedikit sekali pasien yang membutuhkan obat penenang setelah berkonsultasi dariku, kasus khusus yang membutuhkannya adalah seperti schizophrenia.

 Setiap orang pernah mengalami masalah kejiwaan, 8 dari 10 orang memiliki masalah kejiwaan menahun, 3 dari 100 orang memiliki masalah kejiwaan traumatis, 1 dari 10.000 memiliki masalah kejiwaan serius.

Begitu banyak masalah kejiwaan di dunia ini, tetapi tenaga untuk penanganannya sendiri masih minim dan mahal, apalagi banyak praktisi kejiwaan yang lebih tergantung pada obat penenang daripada mengembangkan wawasannya untuk dapat menangani lebih baik, karena orang-orang inilah aku berniat menjadi praktisi kejiwaan.

Aku memang tidak menempuh pendidikan formal bidang kejiwaan, tetapi aku mempelajarinya dari para ahli dibidangnya dan juga menambah wawasanku dari media lainnya. Perjalananku dibidang kejiwaan dimulai dari bangku SMA, saat itu guru BK melihat minatku pada bidang psikologi kejiwaan.

Berawal dari sana, beliau memberi bimbingan dan juga memintaku mempelajari banyak buku. Beliau juga memberiku cara belajar seperti kuliah, seperti tugas, membuat jurnal dan ujian. Dia juga memberikan semua thesis, jurnal dan modul yang pernah dia pelajari.

Dia mengatakan bahwa jarang sekali orang mempelajari psikologi untuk mengenal dirinya sendiri, mereka biasanya tertarik agar mudah mengenali orang lain, sedangkan psikologi sebenarnya digunakan untuk mengenal diri sendiri.

Aku berniat mempelajari diriku sendiri karena aku adalah satu dari sepuluh ribu orang itu. Aku memiliki masalah kejiwaan yang kompleks, beliau menyemangatiku dengan berkata setiap praktisi kejiwaan yang hebat adalah mereka yang memiliki banyak masalah kejiwaan kemudian berhasil mengalahkan diri mereka sendiri.

Beliau berharap ketika aku lulus, aku akan mengambil kuliah psikologi dan bisa menangani banyak masalah kejiwaan. Sayangnya, aku tidak mengambil kuliah. Walaupun demikian aku tetap mempelajari lebih dalam bidang psikologi, dan juga ilmu pendukung lainnya.

Beberapa waktu lalu aku bertemu dengan beliau, dia menceritakan bahwa dalam hatinya dia sedih karena akhirnya aku tidak mengambil kuliah. Aku sudah hampir 5 tahun tidak bertemu dengannya. Aku kemudian bercerita tentang pengalamanku melakukan terapi, aku memperlihatkan data dan laporan dari hal-hal yang pernah aku tangani, aku bercerita tentang kasus-kasus langka yang mungkin tidak akan kutemui jika aku menempuh jalur formal, karena kembali lagi masalah biaya.

Selama 4 tahun, aku menangani lebih dari 50 pasien setiap tahunnya. Aku memiliki kasus dimana membutuhkan 3 tahun terapi untuk penyembuhan, dan aku sangat bahagia ketika dia akhirnya bisa beraktifitas seperti orang lainnya. Aku mungkin akan bercerita tentang beberapa kasus yang kutangani di blog ini, tentunya setelah meminta izin para pasien itu. Aku harap mereka bersedia membagi kisah mereka untuk menjadi inspirasi bagi orang banyak.

Seperti yang kutulis di awal, 80% manusia memiliki masalah kejiwaan. Kemungkinan besar, anda salah satunya. Tidak perlu malu memiliki masalah ini, segera tangani sebelum menjadi semakin serius. Ingatlah sebenarnya hanya diri kita sendiri yang dapat menyembuhkan, kami praktisi kejiwaan hanya membantu mengarahkan.

Penuhi dirimu dengan kasih sayang, sadari dirimu pantas bahagia dan dicintai. Berikan kebahagiaan dan cintai dirimu sendiri. Maka kamu tidak akan merasa kesepian, dan kamu akan tersenyum setiap harinya, sesulit apapun hidupmu.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)