Senin, 08 Desember 2014

Diary : I'm Goofy Goober

http://th07.deviantart.net/fs9/PRE/i/2006/023/5/e/Goofy_Goober_Guitar_Wizard_by_ZBot9000.jpg 
I'm Goofy Goober, Yeah!

Pernah mendengar lagu Goofy Goober (ver. Rock) yang dibawakan Spongebob dalam film layar lebarnya? Lagu yang diplesetkan dari Twisted Sister - I Wanna Rock ini justru lebih populer daripada lagu aslinya sendiri.

Lagu ini dan juga film Spongebob itu berhasil menjadi bagian dalam hidupku karena telah merubahku dan berperan akan terbentuknya karakterku yang sekarang ini.

Pada dasarnya aku adalah orang yang sangat serius, dan sulit diajak bercanda, sulit banget. Aku juga bukan pria humoris, apalagi ketika memasuki masa-masa aku lebih banyak membaca daripada menonton tv.

Sekitar tahun 2002, demam spongebob mulai memasuki anak-anak seusiaku, hampir setiap hari mereka akan membicarakan kelucuan spongebob. Sayangnya aku saat itu sudah tidak menonton film animasi lagi, aku lebih senang membaca buku. Walau tidak menonton animasi, aku tetap membeli komik saat itu, ada beberapa komik/manga yang tidak bisa kulepas, yaitu One Piece, Naruto, dan Rave.

Pada akhir 2004, saat aku sedang liburan ke luar kota. Aku diajak untuk menonton bioskop, sebenarnya aku lebih senang menghabiskan waktu di toko buku tetapi karena ini bersama temanku, maka akupun mengiyakan.

Film saat itu tidak ada yang membuatku tertarik, temanku ini seorang gadis, dia akhirnya mengajakku menonton spongebob the movie. Sebenarnya aku malas, tetapi ya sudah biar cepat selesai dan aku bisa ke toko buku.

Aku tidak pernah menyangka bahwa film itu akan mengajarkanku banyak hal. Aku menyadari bahwa bersikap kekanak-kanakan dan berjiwa kekanak-kanakan adalah dua hal yang berbeda. Kita tetap perlu memiliki jiwa muda kita, jiwa anak-anak kita dalam diri kita selamanya dan sesekali kita perlu bertindak kekanak-kanakan untuk membuat hidup lebih ceria.

Kedewasaan bukanlah selalu serius, tetapi memahami kapan harus serius dan kapan dapat bersantai. Sejak saat itu aku menjadi orang yang berbeda, bahkan teman-temanku berpikir bahwa kepalaku terbentur sesuatu saat aku berlibur di luar kota.

Sejak saat itu aku banyak menonton film atau serial animasi, banyak pesan yang bisa kuambil dan kujadikan bahan pelatihan hingga saat ini. Aku juga belajar menjadi pria yang humoris, aku senang melihat hal-hal yang lucu karena membuat hidupku lebih ceria dan bahagia, dan terkadang hidup orang lain juga.

Hidup memang berat dan sulit, tetapi jangan lupa untuk tetap bahagia dan tersenyum setiap harinya. Apapun kesulitanmu, Ingatlah bahwa kamu pantas bahagia :)

2 komentar:

  1. wah.... hampir sama kisanya seperti kisahku sama sahabatku. :)
    dan aku setuju sama pendapatmu
    semua orang memang pantas untuk bahagia

    #salam sahabat.

    BalasHapus
  2. Terimakasih sudah berkunjung ya :)

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)