Senin, 12 Januari 2015

Cara Mudah Mendapatkan Ide Menulis

http://fc05.deviantart.net/fs70/i/2012/022/c/1/old_writing_by_aceofspades32123-d4n9e2g.jpg 
 Karyamu adalah bagian dari dirimu


Tulisan ini berawal dari perbincangan dengan seorang teman, dia kembali membuat blog setelah melihatku aktif melakukan blogging dan bercerita tentang blog kepadanya.

Dalam perbincangan itu, dia bercerita masalahnya saat dia dulu berhenti blogging. Masalah yang banyak blogger alami, yaitu masalah mencari ide menulis. Banyak sekali blog yang hanya melakukan update sebulan sekali, bahkan setahun sekali. Ada beberapa alasan ini terjadi, pertama karena dia merasa blognya sepi, dan kedua adalah ide menulis.

Untuk yang pertama, semua blogger pasti mengalaminya. Jika anda bukan artis atau orang ternama lainnya, sungguh wajar blog anda sepi di awal berdirinya. Ini bisa berlangsung sepanjang tahun pertama anda, yang penting adalah membuat blog itu terlihat rapi dan terisi dengan materi ataupun tulisan yang menarik.

Tulislah sebanyak yang kau bisa, terus berkarya maka para pengunjung akan bertambah seiring berjalannya waktu. Dalam tulisan kali ini, aku akan sedikit memberi cara-cara mudah untuk mendapatkan ide menulis, diharapkan anda akan bisa lebih aktif menulis karena hal ini.

Aku pernah menulis dalam tulisan lamaku, bahwa ini bukan blog pertamaku dan aku juga memiliki banyak sekali hal untuk ditulis dari pengetahuan dan pengalamanku. Bagaimana bagi mereka yang biasanya tidak seperti itu? Inilah beberapa hal yang dapat kita jadikan acuan dalam mendapatkan ide tulisan.

Sebelumnya, pada umumnya ada dua kategori besar dalam jenis blog yaitu Personal Blog dan Niche Blog. Jika dilihat dari materinya, personal blog lebih beragam topiknya, karena itu sering disebut blog gado-gado atau campursari. Apa yang ditulis benar-benar tergantung pikiran penulisnya saat itu ingin membahas tentang hal apa, seperti blog ini termasuk personal blog. Di sisi lain, Niche Blog adalah blog yang berpusat pada kategori tertentu, misalnya Food Blog, Travel Blog, Fashion Blog, dll. Sesuai dengan jenisnya, topik yang dibahas memang hanya disekitar kategori tersebut, On topic.

Dari kedua tipe blog tersebut, Yang mana memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dalam melakukan update atau mencari ide menulis? Pada dasarnya sama saja sulitnya dan sama saja mudahnya. Yang perlu diperhatikan adalah cara berpikir dan cara melihat sebuah situasi. 

Personal blog memang terlihat lebih mudah di isi karena bisa membahas topik yang lebih beragam tetapi kembali lagi kepada luasnya wawasan si pemilik blog tersebut. Terkadang banyak hal yang dia ketahui tetapi dia tidak tau mana yang harus dia tulis. 

Hal yang serupa terjadi pada Niche blog, Jika dia tidak benar-benar mendalami bidangnya, dia akan kesulitan untuk mendapatkan ide menulis. Misalnya punya blog tentang travel, backpacker tetapi selama 6 bulan terakhir hanya duduk di kantor saja, Bagaimana bisa menulis di blognya? atau seorang Food Blogger yang belum bisa menemukan tempat makan baru yang cukup pas ditulis diblognya. 

Tenang, aku akan memberikan sedikit trik yang bisa kalian coba, mungkin akan membangkitkan ketertarikan kalian pada dunia menulis blog lagi. Membakar semangat yang pernah padam dan Inilah dia.


1. Kehidupan Sehari-hari

Ya, hal yang paling sederhana untuk mendapatkan ide menulis adalah memperhatikan kehidupan sehari-hari kita. Terutama bagi mereka yang memiliki blog personal, mereka harus lebih memperhatikan lagi kehidupan mereka.

Dalam kehidupan, selalu ada hal menarik yang muncul jika kita melihatnya dengan baik. Kita sebenarnya tidak pernah menjalani hari yang sama, karena itu cobalah catat setiap hal baru yang kamu temui atau ketahui hari itu.

Seringkali hal sederhana bisa menjadi tulisan yang menarik jika dikemas dalam bahasa yang baik. Tulisan ini juga awalnya hanya dari perbincangan sederhana dengan seorang teman.

Kamu bisa bahas soal rambut barumu, kejadian lucu atau sedih yang kamu alami hari itu. Buatlah sebuah tulisan yang kamu merasa nyaman membacanya, tidak disingkat-singkat dan tertata rapi. Ketika kamu melihat tulisan kamu dipublikasikan dengan rapi, maka keinginanmu menulis pastinya meningkat.

Sebagian besar tulisan yang pernah kubuat semuanya berasal dari hal-hal sederhana, bahkan sangat remeh tetapi hasilnya selalu baik dan mendapat tanggapan positif dari pembacanya.

Bagaimana dengan mereka yang menggunakan Niche Blog? Sebagian besar Niche juga menggunakan cara ini bukan? Terutama Food dan Fashion. Bagaimana dengan mereka yang misalnya memiliki blog Traveling, Otomotif dan lainnya? Bisa juga kok menggunakan metode satu ini.

Seperti yang kutulis dulu, Usia kalian seharusnya lebih dari blog yang kalian buat. Kalian bisa menulis pengalaman-pengalaman yang berhubungan dengan niche kalian, misalnya traveling yang belum pernah kalian publikasikan, Kenapa kalian menjadi berminat otomotif, Apa aplikasi pertama yang kalian ketahui dari komputer, Handphone pertama kalian, atau lainnya. Itu juga bagian dari kehidupan kita, karena itu tidak ada salahnya mengabadikannya melalui tulisan.

Kalian juga bisa membahas tentang masa depan, misalnya ingin travel kemana, menyicipi makanan apa, Pakaian yang sedang kalian incar, konser yang ingin kalian hadiri, musik yang kalian tunggu rilisnya. Begitu banyak bukan? Hal ini juga sama dengan personal blog.

2. Membaca Buku atau Media Cetak lainnya

Buku sumber ilmu, begitu kata seorang pendidik kepada muridnya yang nakal, 14 tahun lalu. Kini anak itu tidak pernah lepas dari bermacam-macam buku.

Mencari ide menulis dengan membaca tulisan lainnya, Sebuah buku memiliki sangat banyak pengetahuan. Buku apapun itu, kecuali buku tulis baru. Baik blog personal maupun Niche bisa mendapatkan ide menulis dari buku-buku sesuai dengan teman yang mereka pilih, untuk personal tentu pilihannya lebih beragam.

Selain itu juga berkat kemajuan teknologi kalian bisa membaca buku digital, media online dan artikel lepas lainnya untuk menambah wawasan kalian, dengan bertambahnya wawasan maka ide menulis pun bisa lebih banyak.

Ada beberapa jenis blog yang sama sekali tidak berhubungan dengan buku, jadi bagaimana bisa mendapatkan ide menulisnya?

Blog Travel misalnya, apa hubungan baca buku dengan traveling? Kalian bisa membahas tentang survival skills, jika perjalanan kalian biasanya hutan atau gunung. Kalian juga bisa membahas pentingnya menjaga kebersihan alam. Kalian bisa membahas cara travel murah, barang-barang yang wajib dibawa dan cara efektif membawa barang bawaan.

Semua itu bisa kalian temukan dibuku-buku. Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa teori tidak penting, yang penting praktik. Ada benarnya memiliki banyak teori tetapi tidak praktik sama saja sia-sia tetapi pergi praktik tanpa teori sama seperti melaut tanpa kompas dan kemampuan berenang. Kemungkinan anda celaka sungguh besar.

3. Film, Video, dan Musik

Apa kalian pencinta film? Aktif menonton video di youtube? Aktif mendengarkan musik? Itu semua merupakan sumber ide untuk menulis.

Aku adalah seorang pencinta film, dan begitu banyak film yang menginspirasi jika kita memilih tontonan yang tepat. Seringkali ada pesan atau wawasan baru dari film yang kita tonton, hal itu bisa kita jadikan bahan untuk menulis.

Aku juga seorang yang aktif di youtube, belum menjadi v-loger sih, hanya sebagai penonton saja. Aku melakukan subscribe ke beberapa channel yang menurutku menarik dan aktif secara mingguan, ada yang lokal maupun luar.

Salah satu youtuber yang paling lama ku subscribe adalah Ryan Higa, mungkin nama ini tidak asing karena memang youtuber satu ini memiliki fans yang jumlahnya jutaan dan sebagian juga berasal dari Indonesia, bahkan tahun lalu dia sempat berkunjung ke Jakarta dan Bali.

Ryan Higa dan teamnya seringkali membuat video yang kreatif, menyingung banyak hal dengan suasana komedi, terkadang aku menemukan sebuah tema yang diangkat sangat inspiratif. Dari video-video itu aku bisa menjadikannya tulisan atau bahan pelatihanku.

Salah satu videonya yang berjudul I am Dyeing, mengangkat tema yang menyampaikan bahwa sebenarnya kematian begitu dekat dengan kita, tentunya dibawakan secara komedi. Setelah melihat itu, aku membuat tulisan yang kubagikan di media sosial, tentang bagaimana kita hidup dengan penuh arti setiap harinya. Tulisan itu mendapat banyak respond positif.

Youtube, sebagai salah satu media berbagi video online menyediakan begitu banyak jenis video, aku sangat suka mereka yang menyediakan berbagai tutorial, belajar bahasa atau skill lainnya. Tentunya ini juga bisa menjadi ide menulismu.

4. Berita dan Percakapan Sehari-hari

Mirip dengan yang pertama, tetapi perbedaannya datang dari luar. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan kita akan berita disekitar kita juga meningkat, berita juga banyak jenisnya tidak melulu politik ataupun kriminal. Dengan memilih berita apa yang ditonton, kita bisa menjadikannya ide menulis.

Percakapan sehari-hari juga bisa menjadi ide menulis, entah percakapan itu kita lakukan sendiri atau kita sebagai pendengar, ingat nguping juga bukan hal yang baik. Seperti yang kusampaikan sebelumnya, ide menulis tulisan ini juga muncul dari percakapan sederhana

5. Tulisan yang bersifat Opini


Yang kelima ini memang berhubungan dengan empat sebelumnya, karena pada dasarnya tulisan dari sumber apapun bersifat opini penulisnya, yang kadang dilengkapi sumber ahli.

Perbedaannya, Opini disini lebih bersifat review, atau pendapat yang berdasar perasaan individu. Biasanya ini disebut curhat, karena tulisan seperti ini tidak perlu fakta pendukung, murni pendapat pribadi.

Tidak ada aturan dalam menulisnya, apa harus panjang atau pendek. Tulisan yang benar-benar dari hati saat itu, tentang perasaanmu terhadap suatu kejadian atau emosi atau suatu benda.



Itulah beberapa hal yang bisa membantu mencari ide untuk menulis, semoga dengan membaca ini, kamu bisa lebih aktif lagi menulis blog dengan ide-ide segarmu.

Mari Menulis, Mari Berkarya!
-Ron

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)