Rabu, 28 Januari 2015

Mencari Kebahagiaan dalam Hidup

http://fc01.deviantart.net/fs71/f/2013/037/9/f/pursuit_of_happiness_by_aquasixio-d5tx8jw.jpg 
Setiap orang berhak bahagia, Iya kamu juga


Setiap manusia, Ya setiap manusia pasti ingin bahagia. Aku yakin kamu juga ingin bahagia. Memiliki keinginan bahagia bukanlah sesuatu yang salah, itu hak kamu. Bagaimanapun tujuan hidup seseorang adalah sesuatu yang membawanya kepada kebahagiaan.

Jika memang demikian, Mengapa masih begitu banyak orang yang tidak bahagia?

Ketika mereka telah berusaha begitu keras mencari dan membuat kebahagiaan, Kenapa mereka masih belum mendapatkannya?

Mari kita baca sebuah kisah yang luar biasa ini.

Cabai Nasruddin

Nasruddin sedang makan setumpuk cabai rawit, makan satu demi satu, teru menerus, sampai wajahnya merah, matanya berair membanjir, ingusnya meles. Itulah yang terjadi ketika kita makan terlalu banyak cabai pedas. Ia masih terus mengunyah cabai itu ketika ada orang datang dan bertanya kepadanya, "mengapa kamu makan banyak cabai pedas?" Nasruddin berkata,"aku mencari cabai yang manis!"

Kisah pendek itu mungkin mengelitik hati, tetapi jika kita lihat lebih dalam sebenarnya banyak manusia yang seperti itu.

Banyak orang yang mencari kebahagiaan tetapi dengan cara yang salah, kadang dia sudah mengetahui bahwa hal tersebut tidak membawa kebahagiaan tetapi dia tetap melakukannya.

Ada juga orang yang ingin bahagia, tetapi sibuk mengungkit dan mengingat penderitaan dan kesalahan-kesalahannya. Seperti tulisan lalu saya tentang Bahagia dengan Metode AFL, di sana saya menulis tentang bagaimana orang yang ingin bahagia tetapi suka menyiksa dirinya sendiri, sangat menyukai hukuman. Lebih lengkapnya dapat dibaca langsung di tulisan tersebut.

Jika kita sudah memahaminya, mencari kebahagiaan tidak sesulit yang dipikirkan. Ketika anda tidak menemukan kebahagiaan entah itu dalam sosial, pekerjaan, ataupun saat kesendirian. Mari kembali teliti apa yang sebenarnya terjadi, perlahan ubahlah hal-hal yang sebenarnya tidak membuat anda bahagia itu.

Jangan takut perubahan, apalagi perubahan yang membawa kebaikan.


6 komentar:

  1. are you happy enough now? just curious :)

    BalasHapus
  2. @Achie : Not always but I'm happy almost everyday :)

    Many people say that I was the most happy person they ever met :)

    BalasHapus
  3. Ada yang bilang, kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu membuat orang lain bahagia.
    Tapi arti kebahagian sendiri akan berbeda seiring perbedaan sudut pandang seseorang.

    BalasHapus
  4. @Yudha : Bagaimana jika ada orang yang bahagia karena penderitaanmu? Ketika kamu melihatnya apa kamu akan bahagia? :-?

    Benar, arti kebahagiaan sendiri berbeda pada setiap individu, cara yang tepat mencari kebahagiaan bagi setiap orang pun berbeda. Kita tidak bisa memberikan cara spefisik untuk bahagia tetapi bisa memberikan cara umum untuk bahagia :)

    BalasHapus
  5. "Mampu membuat orang lain bahagia", artinya sesuatu yang kita lakukan, sesuatu yang kita perjuangkan, mampu membahagiakan orang lain.
    bukan berarti orang lain bahagia diatas penderitaan kita. :-s

    BalasHapus
  6. @Yudha : Iya benar :-)

    Maksudku adalah memang bahwa kebahagiaan itu berbeda bagi setiap individu :)

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)