Selasa, 16 Juni 2015

Eulogi Sebuah Catatan Kehidupan yang Dibacakan Orang Lain


Euology atau Eulogi dalah sebuah tulisan singkat yang dibacakan saat pemakaman untuk mengenang kembali kebaikan-kebaikan almarhum.

Ya, ketika kita berada di pemakaman seseorang biasanya sanak keluarga atau sahabat almarhum akan mengenangnya dengan menceritakan kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukan almarhum. Ketika di luar negeri sudah biasa dilakukan hal ini, di Indonesia sendiri masih jarang.

Aku sendiri sudah beberapa kali memberikan Eulogi kepada orang-orang yang telah lebih dulu berangkat sebelum diriku. Tidak sedikit aku juga mendengar Eulogi orang lain ketika aku menghadiri pemakaman.

Melihat hal-hal tersebut membuatku berpikir, seperti apa nanti Eulogi yang akan diberikan saat aku tiada? Siapa yang akan memberikannya dan apa isinya?

Hal itu kemudian membuatku berpikir lagi, mengapa kita mengatakan semua kebaikan ini setelah orang yang dimaksud justru telah tidak ada? Aku sendiri ingin mendengarnya saat masih hidup.

Aku kemudian meminta beberapa sahabatku memberikan Eulogi mereka untukku, dan hasilnya tidak begitu memuaskan. Menurutku aku tidak ingin dikenang seperti itu. Akupun mulai memperbaiki diriku sendiri, membuat sebuah refleksi diri.

Aku sendiri yang menulis catatan kehidupanku, orang lain hanya membacakannya. Akulah yang menentukan apakah isinya akan bagus atau tidak.

Dari waktu ke waktu aku akan meminta orang yang kuanggap penting untukku menuliskan Eulogi kepadaku, itu sebuah refleksi paling jujur sejauh mana aku telah melangkah, sehingga aku lebih mudah tersenyum saat pergi nanti.

5 komentar:

  1. setuju hehe kitalah yang menentukan apakah isinya akan bagus atau tidak :D

    BalasHapus
  2. Kalau difikir... Hari hari seperti tinta yang terus mencatat Euology kita ya...Semoga kepergian kita meninggalkan kebaikan. Meskipun kadang niat baik kita tak selalu diterima baik oleh org lain, tapi itu jadi catatan kita sendiri yang jadi rahasia kita dengan pencipta kita..

    BalasHapus
  3. @Ocky : Iya :D

    @Kak Tia : Benar banget kak, itulah kenapa kita yang menentukan sendiri :)

    BalasHapus
  4. subhanallah, makasih kak infonya

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)