Minggu, 05 Juli 2015

Sebelas Jenis Mood dalam Emosi Manusia






Setiap manusia pasti memiliki emosi, mereka akan merasakannya dan juga melihat hal tersebut terjadi pada orang lain.

Emosi jika dijelaskan secara gamblang adalah suasana perasaan yang dihayati secara sadar , bersifat kompleks, melibatkan pikiran, persepsi dan perilaku individu. Secara deskriptif fenomenologis emosi dibedakan antara mood dan afek.

Kita mengenal istilah moody, yang berasal dari kata mood. Ketika seseorang mengalami kesedihan, kesenangan dan lainnya dalam waktu yang panjang maka akan disebut sebagai mood.



Mood adalah suasana perasaan yang bersifat pervasif dan bertahan lama, yang mewarnai persepsi seseorang terhadap kehidupannya.
 
Secara garis besar dikenal ada sebelas jenis mood yaitu..
 
  1. Mood Eutimia adalah suasana perasaan dalam rentang normal, yakni individu mempunyai penghayatan perasaan yang luas dan serasi dengan irama hidupnya.
  2. Mood Hipotimia adalah suasana perasaan yang secara pervasif diwarnai dengan kesedihan dan kemurungan. Individu secara subyektif mengeluhkan tentang kesedihan dan kehilangan semangat. Secara obyektif tampak dari sikap murung dan perilakunya yang lamban.
  3. Mood Disforia menggambarkan suasana perasaan yang tidak menyenangkan. Seringkali diungkapkan sebagai perasaan jenuh, jengkel, atau bosan
  4. Mood Hipertimia suasana perasaan yang secara perfasif memperlihatkan semangat dan kegairahan yang berlebihan terhadap berbagai aktivitas kehidupan. Perilakunya menjadi hiperaktif dan tampak enerjik secara berlebihan.
  5. Mood Eforia suasana perasaan gembira dan sejahtera secara berlebihan.
  6. Mood Ekstasia suasana perasaan yang diwarnai dengan kegairahan yang meluap luap.Sering terjadi pada orang yang menggunakan zat psikostimulansia.
  7. Aleksitimia adalah suatu kondisi ketidakmampuan individu untuk menghayati suasana perasaannya. Seringkali diungkapkan sebagai kedangkalan kehidupan emosi. Seseorang dengan aleksitimia sangat sulit untuk mengungkapkan perasaannya.
  8. Anhedonia adalah suatu suasana perasaan yang diwarnai dengan kehilangan minat dan kesenangan terhadap berbagai aktivitas kehidupan. 
  9. Mood Kosong adalah kehidupan emosi yang sangat dangkal,tidak atau sangat sedikit memiliki penghayatan suasana perasaan. Individu dengan mood kosong nyaris kehilangan keterlibatan emosinya dengan kehidupan disekitarnya. Keadaan ini dapat dijumpai pada pasien skizofrenia kronis.
  10. Mood Labil suasana perasaan yang berubah ubah dari waktu ke waktu. Pergantian perasaan dari sedih, cemas, marah, eforia, muncul bergantian dan tak terduga. Dapat ditemukan pada gangguan psikosis akut.
  11. Mood Iritabel suasana perasaan yang sensitif, mudah tersinggung, mudah marah dan seringkali bereaksi berlebihan terhadap situasi yang tidak disenanginya.



0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)