Sabtu, 22 Agustus 2015

Proses Belajar Global



Ketika duduk di bangku SMA, aku sangat penasaran bagaimana pemikir-pemikir besar bisa begitu hebat dalam menggunakan otak mereka. Apakah ada suatu cara tertentu untuk mengembangkan kemampuan otak manusia?

Masa itu belum banyak sains modern yang bisa menjelaskannya, dengan keterbatasan sumber data juga membuat penelitian mendalam menjadi sulit, tetapi penelitian itu ternyata sederhana dan memberikan jawaban dengan tepat.

Jawabannya adalah sesuatu yang sederhana tetapi tidak populer hingga saat ini, hal itu dikenal dengan nama Proses Belajar Global.

Ketika aku mencari hal ini melalui Google, tidak kutemukan tanda-tanda orang pernah menulis hal ini, jadi bisa kusimpulkan sementara bahwa hal ini memang belum populer.

Manusia memiliki otak kiri dan otak kanan, bukan rahasia lagi kemampuan masing-masing otak berbeda dengan kualitas yang disebut IQ dan EQ. Selama ini pengembangan selalu difokuskan pada salah satu otak saja, yang kini populer adalah otak kanan, otak kreatifitas tetapi apakah itu tepat?

Dunia atau lebih spesifik, Alam mengajarkan kita bahwa segala sesuatu membutuhkan keseimbangan. 

Yang kutemukan adalah hampir semua pemikir terkenal dan penghasil karya-karya luar biasa menggunakan metode proses belajar global yaitu menggunakan keseluruhan otak mereka secara bersamaan.

Kukatakan sebelumnya, sederhana tetapi tidak mudah.

Menggunakan logika dan kreativitas dalam waktu bersamaan membutuhkan latihan yang tidak sebentar tetapi bentuk latihan itu juga tidak rumit.

Kita ambil contoh beberapa tokoh terkenal, Leonardo da Vinci yang tidak diragukan lagi karya seni lukisnya, jika kita teliti lebih dalam Leonardo juga seorang Insiyur dan Ahli Seni Perang. Dia juga yang menciptakan prototype pesawat terbang jauh sebelum Wright Bersaudara.

Dosen Matematika Oxford, Lewis Carroll adalah matematikawan yang sangat cerdas dan ahli dibidangnya dan sedikit yang tau bahwa itu nama asli dari penulis Alice in Wonderland dan Through the Looking Glass. Tidak lupa Albert Einstein juga mengatakan bahwa "Imajinasi adalah sesuatu yang lebih penting dari Ilmu Pengetahuan."

Proses Belajar Global adalah suatu cara yang telah digunakan para pemikir hebat untuk meningkatkan kemampuan otak mereka, dengan melatih kedua otak secara bersamaan maka kemampuan pancaindera dalam menyerap informasi akan naik pesat.

Salah satu cara untuk melakukan proses belajar Global adalah menulis, sebenarnya untuk menghasilkan buku fiksi yang bagus, seorang penulis harus memiliki wawasan serta logika yang luas. Sehingga isi tulisan menjadi lebih hidup.

J.K. Rowling mampu membuat Harry Potter menjadi begitu terkenal karena kemampuannya menulis kondisi psikologi karakternya dengan jelas, pemilihan nama-nama yang menarik serta benda-benda sihir yang imajinatif namun begitu mengena di hati pembacanya.

Menulis dengan menggunakan logika bersamaan dengan imajinasi akan memberikan hasil yang luar biasa, tulisan dan karakter akan lebih hidup begitu juga kehidupan sehari-harimu akan menjadi berbeda. Setiap apapun yang ditangkap oleh pancainderamu akan diolah menjadi data menarik yang sebelumnya dilewatkan begitu saja.

Kuharap Proses Belajar Global menjadi lebih populer di masa mendatang.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)