Minggu, 23 Agustus 2015

Rhotacism Hidup Tanpa Huruf R


"Ikan lari lurus" atau "Ular melingkar-lingkar di pagar." Masih ingat kalimat itu? Kalimat yang biasa diucapkan oleh Guru SD untuk melatih siswanya berbicara dengan lancar. Bagi sebagian orang mungkin itu biasa tetapi tidak untuk masa kecilku.

Saat sesi itu, aku menjadi bahan tertawaan teman-teman karena aku tidak bisa menyebutkan huruf R, atau orang Indonesia menyebutnya cadel.

Sebagai seseorang yang namanya diawali huruf R, ini bencana. Itulah pikiranku saat masih duduk di bangku SD, apa yang bisa dilakukan seseorang yang bahkan tidak menyebut namanya sendiri dengan benar?

Rhotacism atau Cadel adalah ketidak mampuan seseorang menyebut huruf R. Bahkan ada yang menilai hal ini sebagai cacat oral. Ketidak mampuan ini biasanya terjadi pada masa kanak-kanak tetapi berlanjut sampai dewasa.

Ada dua jenis cadel, yang pertama berdasarkan psikologis atau lingkungan dan yang kedua adalah karena kondisi fisik. Aku sendiri termasuk psikologis dan hilang pada usia 12 tahun.

Banyak mitos yang mengatakan bahwa Rhotacism disebabkan oleh lidah yang pendek, padahal sebenarnya cadel disebabkan oleh perbedaan pada Frenulum Linguae yang terdapat pada lidah. Perbedaan ini membuat lidah sulit bergetar sehingga kesulitan pelafalan huruf R.

Sebenarnya cadel adalah sesuatu perbedaan yang indah sama seperti lesung pipi atau gigi gisul, sehingga bisa menjadi daya tarik lebih untuk seseorang. Jadi jangan pernah minder karena memiliki Rhotacism ya! :)

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)