Rabu, 19 Agustus 2015

Tes Psikologi Edwards Personal Preference Schedule - EPPS



Edward's Personal Preference Schedule atau biasa dikenal tes EPPS adalah sebuah tes dimana peserta akan diminta memilih dua kondisi yang terpaksa dia harus pilih. Seringkali kedua kondisi ini tidak ada yang kita sukai tetapi tetap harus memilih. Dari pemberitahuan seorang teman, tes ini kini sedang populer sebagai salah satu tes psikologis untuk masuk kerja, karena itu aku membahasnya disini.

Psikolog Amerika Henry Murray mengembangkan teori kepribadian yang diselenggarakan dalam hal motif , menekan , dan kebutuhan . Murray menggambarkan kebutuhan sebagai potensi atau kesiapan untuk merespon dengan cara tertentu dalam keadaan tertentu yang diberikan.

Teori kepribadian berdasarkan kebutuhan dan motif menunjukkan bahwa kepribadian kita adalah refleksi dari perilaku yang dikendalikan oleh kebutuhan. Sementara beberapa kebutuhan bersifat sementara dan berubah , kebutuhan lain yang lebih mendalam duduk di alam kita. Menurut Murray, kebutuhan-kebutuhan psikogenik berfungsi sebagian besar pada tingkat bawah sadar, tapi memainkan peran utama dalam kepribadian kita .

Kepribadian Form Penelitian dan Jackson Personality Inventory juga terstruktur tes kepribadian berdasarkan teori Murray kebutuhan tapi dibangun sedikit berbeda dari EPPS dengan harapan validitas meningkat

Tes EPPS ini telah diterbitkan dalam jangka waktu yang lama oleh The Corporation Psikologis, dan sekarang dikenal dengan Penilaian Harcourt. Pada tahun 2002 hak penerbitan di seluruh dunia dikembalikan pada Harcourt Allen L. Edwards Life Trust. Untuk wilayah Eropa, EPPS diterbitkan oleh Dimensi Test.

Dikembangkan oleh psikolog dan University of Washington profesor, Allen L. Edwards, Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) adalah pilihan paksa, obyektif, persediaan kepribadian non-proyektif. Target audiens di antara usia 16-85 dan memakan waktu sekitar 45 menit untuk menyelesaikan. Edwards, yang merevolusi penelitian psikologi dengan teknik statistik baru, berasal konten pengujian dari teori sistem kebutuhan manusia yang diusulkan oleh Henry Alexander Murray,yang mengukur rating individu dalam lima belas kebutuhan normal atau motif. The EPPS dirancang untuk menggambarkan relatif pentingnya individu beberapa kebutuhan yang signifikan dan motif. Hal ini berguna dalam situasi konseling ketika tanggapan ditelaah dengan terperiksa.

EPPS adalah salah satu tes verbal, dimana karena sifat-sifat dari tes verbal ini bisa membuat individu menjadi waspada, sehingga bisa saja berbohong. Namun harus diingat bahwa korelasi antara apa yang dicerminkan keluar dengan keadaan ”dalamnya” mempunyai korelasi yang tinggi (0,871).

EPPS merupakan tes kepribadian yang bersifat verbal dan memakai forced choice technique (fct). Sifatnya memilih, diantarkan kepada pilihannya (walaupun dasarnya juga alternatif, A atau B namun disertai kata-kata yang sifatnya mengantar kepada pilihannya). Tes kepribadian ini untuk melihat kecenderungan kebutuhan-kebutuhan seseorang. Menurut Edwards (1953) kebutuhan-kebutuhan seseorang dapat diklasifikasikan ke dalam 15 golongan yang dibuat berdasarkan daftar kebutuhan pokok manusia, yang disusun oleh Henry Murray dan kawan-kawan (1938). Golongan-golongan tersebut yaitu:
  1. Achievement; untuk berbuat sebaik mungkin; untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sukar dan menarik.
  2. Deference; untuk menyuruh orang lain memutuskan sesuatu pendapat bagi dirinya; untuk menyesuaikan apa yang diharapkan oleh orang lain terhadap dirinya.
  3. Order; untuk berbuat secara teratur dan rapih dengan perencanaan sebelumnya.
  4. Exhibition; untuk menjadi pusat perhatian; untuk menonjolkan sesuatu prestasi atau menyatakan keberhasilannya.
  5. Autonomy; untuk berdiri sendiri dalam membuat keputusan; untuk menghindari urusan dan campur tangan orang lain.
  6. Affiliation; untuk baik hati; untuk ikut ambil bagian dengan teman-teman sekelompok; untuk bekerja bersama atau berbuat sesuatu dengan orang lain.
  7. Intraception; untuk menganalisa motif-motif dan perasaan-perasaan seseorang; untuk memahami dan mengerti perasaan-perasaan orang lain.
  8. Succorance; untuk menerima bantuan atau affeksi dari orang lain; untuk supaya orang lain bersimpati dan mengerti tentang dirinya.
  9. Dominance; untuk mengatasi dan mempengaruhi orang lain; untuk memerintah orang lain; untuk ingin diperlakukan sebagai pemimpin.
  10. Abasement; untuk merasa bersalah bila orang lain berbuat kesalahan; untuk menerima fitnahan, merasa takut dan rendah diri.
  11. Nurturance; untuk menolong teman dan orang lain; untuk membantu orang lain yang mengalami kesulitan; untuk mengampuni dan berlaku dermawan terhadap orang lain.
  12. Change; untuk berbuat sesuatu yang baru dan berbeda; untuk ingin mengikuti perubahan-perubahan keadaan dan kebudayaan.
  13. Endurance; untuk bertekun dalam tugas-tugas yang dihadapinya; untuk tidak ingin diganggu selama dalam bertugas.
  14. Heterosexuality; untuk bergaul bebas dengan lawan jenisnya; untuk ikut aktif dalam pertemuan dimana orang dari jenis lain hadir.
  15. Aggression; untuk menyerang pendapat orang lain yang berbeda; untuk suka mempermainkan orang lain.

Perhatikan contoh di bawah ini:
A. Saya suka berbicara tentang diri saya dengan orang lain.
B. Saya suka bekerja untuk suatu tujuan yang telah saya tentukan bagi diri saya.
Yang manakah dari dua pernyataan tersebut lebih menggambarkan diri Anda?
  1. Bila Anda lebih suka pernyataan A daripada B, maka hendaknya Anda memilih A. Tetapi bila Anda lebih suka pernyataan B daripada A, maka hendaknya Anda memilih B.
  2. Mungkin Anda suka atau bahkan tidak suka A dan B kedua-duanya. Dalam hal ini, Anda tetap diharapkan tetap memilih satu saja di antara dua. Pilihlah yang paling menggambarkan diri Anda.
contoh lainnya:
A. Saya suka menolong teman-teman saya, bila mereka berada dalam kesulitan.
B. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah yang menarik perhatian saya.
B. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan atau sedang khusus.
A. Saya ingin agar setiap pekerjaan tulisan saya teliti, rapi, dan tersusun dengan baik.
B. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan, jabatan atau bidang khusus.
 
Umumnya soal tes EPPS berjumlah 100. Sehingga bisa diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat. Semoga bermamfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)