Rabu, 23 September 2015

Binatang Buas Pembawa Keberuntungan dalam Tradisi Tionghua



Dalam tradisi Tionghua, ada beberapa hewan buas yang menjadi simbol keberuntungan, mereka adalah..


Singa


Singa bukanlah binatang asli dari China, konon di masa Kaisar Zhangdi dari Han Timur berkuasa, Singa datang dari barat. Ketika Imlek, orang Tionghua akan menari menggunakan barosai yang menyerupai singa, diyakini tarian singa mampu mengusir roh jahat.

Singa konon dikagumi karena mampu memakan harimau dan macan tutul, mereka menjadi lambang keperkasaan dan kekuasaan. Mereka diyakini dapat menjaga dan menghadang energi jahat, karena itu patung singa sering diletakan di tempat-tempat penting sebagai penjaga.

Biasanya patung singa dibuat sepasang, singa jantan sebelah kanan dan betina sebelah kiri (Posisi diambil dari sudut pandang memasuki pintu).

Singa jantan menginjak bola sutra yang melambangkan penyatuan alam semesta, sementara singa betina menginjak anak singa yang melambangkan penerus keturunan.


Harimau

Orang Tionghua menyakini bahwa Harimau adalah Raja Binatang yang memiliki kemampuan mengusir roh jahat. Itu sebabnya dulu seringkali Harimau digambar di pintu sebagai dewa penjaga untuk mengusir roh jahat.

Orang zaman sekarang sering memberikan anak mereka sepatu yang memiliki kepala harimau yang lucu atau topi yang memiliki motif harimau, ini untuk melindungi anak-anak mereka dari roh jahat.

Di kening harimau ada huruf "Wang" yang berarti Raja, ini sebabnya orang Tionghua kuno melukis huruf "Wang" di kening anak mereka untuk melindungi diri mereka dari roh jahat.

Harimau juga diyakini sebagai pelindung kekayaan, terkadang ada lukisan mereka melindungi guci harta.

Altar Dewa Obat juga selalu ada patung Harimau, itu adalah Dewa Harimau yang menjadi pelindung Dewa Obat.

Pixiu

Pixiu adalah makhluk legenda yang konon merupakan putra ke-9 sang Naga. Mirip singa bersayap dengan tanduk dan ekor melingkar. Pixiu adalah pengawas surga yang mampu mencegah kekuatan jahat, wabah dan penyakit yang mencelakakan manusia..

Konon Pixiu suka makan emas dan perak tetapi tidak memiliki sistem ekskresi, ini berarti tidak ada yang bisa dibuang dari tubuhnya. Banyak orang Tionghua yang memiliki patung Pixiu sebagai lambang kekayaan yang selalu datang tetapi tak pernah habis.

Awalnya Pixiu bisa buang air besar, dulu dia memakan terlalu banyak logam mulia hingga dia diare. Akhirnya dia buang hajat sembarangan dan membuat Kaisar Langit marah dan menampar Pixiu, sejak itu anusnya tertutup rapat.


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)