Jumat, 25 September 2015

Binatang Jinak Pembawa Keberuntungan dalam Tradisi Tionghua



Dalam tradisi Tionghua, dikenal binatang-binatang jinak yang menyimbolkan keberuntungan, diantaranya adalah..

Kijang

Kijang seringkali dianggap simbol umur panjang. Di yakini kijang abu-abu bisa hidup 1.000 tahun, putih 1.500 tahun dan hitam hingga 2.000 tahun. Kijang biasanya dijadikan objek lukisan yang melambangkan panjang umur.

Dalam China kuno ada pepatah "Berburu kijang di daratan tengah" dan "Untuk siapa kijang mati" yang berarti mendapat kekuasan tinggi. Orang yang menangkap kijang sama dengan mengendalikan dunia, sebab itu kijang juga lambang kedaulatan.

Dalam huruf mandarin, kata kijang dan berkah berbunyi sama. Ini juga membuatnya menjadi lambang kekayaan dan kepangkatan. Lukisan pejabat menaiki atau mengelus kijang memiliki arti naik pangkat lebih tinggi.

Kuda

Kuda di kenal karena tenaga dan kekuatannya. Dahulu kala, kuda sangat penting dalam medan perang karena itu kuda sangat dihargai.

Lukisan terkenal China kuno, lukisan 8 kuda konon pelukisnya terinspirasi dari delapan kuda milik Kaisar Mu dari Dinasti Zhou yang dipakainya untuk mengelilingi negeri. Lukisan ini akhirnya menjadi lambang kerja keras seseorang untuk mencapai tujuannya.

Ada juga lukisan kera di atas kuda yang berarti berharap karir sukses dan cepat naik pangkat dan lukisan seseorang menaiki kuda untuk mengantar pesan yang artinya pembawa keberuntungan berita bahagia.

Gajah

Gajah diyakini melambangkan ketenangan dan kearifan. Seringkali juga sebagai simbol perdamaian dan kemakmuran.

Gajah yang berlutut sering disimbolkan sebagai lambang kekayaan dan kehormatan tertinggi.


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)