Minggu, 06 September 2015

Kumpulan Tabu dan Kepercayaan Orang Tionghua #3A



Kenapa 3A? Sebab angka 4 dinilai tidak baik, hehe. Inilah tabu lainnya.

Peti Mati

Beberapa kebudayaan di dunia membuat upacara pemakaman bisa jadi sangat mahal. Dalam tradisi Tionghua, peti mati biasanya termasuk salah satu hal utama yang memakan biaya pemakaman karena itu ada yang namanya tabungan pemakaman.

Ada beberapa hal yang jarang diketahui orang lain yaitu kita hanya bisa mengunjungi toko peti mati sekali, jadi sebelum pergi sebaiknya sudah memiliki keputusan dan uang yang cukup. Datang dua kali berarti menandakan ada pemakaman lain, sehingga toko peti mati tidak boleh didatangi seseorang yang tidak melangsungkan pemakaman.

Selain itu tidak boleh tawar menawar dalam membeli peti mati karena itu akan memperpendek usia.

Pasangan yang Tidak Cocok

Orang Tionghua dulu sangat berbeda dengan sekarang, mereka tidak bebas memilih pasangan. Latar belakang keluarga, pendidikan, serta keuangan benar-benar penting karena pernikahan bukan hanya menyatukan dua orang tetapi dua keluarga, mungkin masih ada yang begitu hingga saat ini.

Di dalam tradisi Tionghua, Shio sangat mempengaruhi apakah seseorang boleh menikah atau tidak. Jika shio kedua pasangan tidak cocok, maka mereka tidak akan mendapat restu. Pedoman itu dikenal dengan 6 pasangan Shio yang buruk.

Enam pasangan itu adalah "Tikus dan Kuda","Kerbau dan Kambing","Macan dan Monyet","Kelinci dan Ayam","Naga dan Anjing", dan terakhir "Ular dan Babi"

Ada banyak kombinasi yang buruk, tetapi 6 ini yang paling tidak ditoleransi.

Celana Panjang di Pintu

Bagi orang Tionghua zaman dahulu, pernikahan adalah sesuatu yang diharuskan karena demi kepentingan meneruskan marga keluarga. Jika zaman sekarang jomblo itu depresi, zaman dahulu lebih parah lagi.

Ada sebuah aturan unik dalam pernikahan bahwa seorang adik tidak baik jika menikah lebih dulu daripada saudaranya yang lebih tua, terutama jika saudaranya itu pria.

Lalu bagaimana jika si adik sudah menemukan cintanya tetapi dia punya seorang abang yang tidak laku-laku? Apa dia harus menunda puluhan tahun pernikahannya? Untungnya ada sebuah cara untuk itu.

Di zaman sekarang mungkin sudah tidak ada atau jarang, tetapi keluargaku pernah melakukan ini. Cara mengatasi tabu tersebut adalah sang adik harus berjalan masuk ke ruang pernikahan setelah melewati celana panjang kakaknya yang sudah digantung di depan pintu, itu artinya meminta izin dan restu untuk menikah lebih dulu.

Hal ini membuktikan bahwa restu seorang abang lebih besar dari orang tua dalam hal ini, sehingga sogokannya harus kuat. Kenapa keluargaku sampai melakukan hal ini? Adik sebelumnya gagal dalam pernikahan karena tidak melakukan ritual ini, sedangkan yang melakukannnya hingga kini masih bertahan pernikahannya.

Tentunya hal ini hanyalah kepercayaan semata tanpa alasan yang kuat.

Keperawanan dan Perzinahan

Budaya asia sangat kental dengan etika dan aturan yang mengikat terutama dalam sosial, berbeda dengan sekarang dimana seks bebas telah menjadi budaya, orang Tionghua kuno sangat mementingkan keperawanan anak gadisnya.

Seorang anak gadis harus tetap perawan hingga dia menikah, jika pada malam pertama pernikahan tidak keluar darah perawan maka suaminya dapat langsung menceraikannya malam itu juga.

Seks adalah hal yang sangat sensitif dan tabu dalam masyarakat Tionghua sehingga hukuman pelanggarannya sangat fatal. Seorang pemerkosa akan dihukum dengan sangat kejam sebelum akhirnya dibunuh. Jika seorang istri berzinah atau gadis melakukan hubungan diluar nikah maka dia dan pasangannya akan dimasukan ke kandang babi dimana tangan dan kakinya sudah diikat, kemudian di lempar ke danau atau sungai. Kalian mungkin pernah melihatnya di film serial Kera Sakti, saat Pat Kay mengalami 1.000 kali derita cinta.

Menurut kalian sendiri perubahan ini baik atau tidak?

Itulah semua tabu yang kurasa penting untuk diketahui, jika ada lagi maka akan kutulis lagi. Berikutnya mungkin aku akan membuat seputar fengshui, hongshui dan shio secara terperinci. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)