Sabtu, 26 September 2015

Tanaman yang Membawa Keberuntungan dalam Tradisi Tionghua



Bukan hanya hewan, tanaman seperti pohon, buah dan bunga juga menjadi simbol keberuntungan dalam tradisi Tionghua. Mereka adalah..

Tiga Tanaman yang Bertahan di Musim Dingin

Sering dikenal dengan istilah "Tiga Sekawan yang bertahan melewati cuaca dingin", mereka adalah pinus, bambu dan plum. Mereka melambangkan orang bersifat mulia yang mampu bertahan melewati masa sulit juga lambang persahabatan abadi.

Pinus

Pinus dikenal sebagai "yang lebih tua dari pohon-pohon lain.", pinus juga disebut "kakek hutan" karena ketahanannya dan kemampuan penyembuhannya. Orang Tionghua menyakini bahwa pinus merupakan lambang kemudaan abadi, kesehatan dan umur panjang.

Diyakini getah pinus berumur seribu tahun dapat berubah menjadi lumut yang bisa dimakan. Ini adalah salah satu dari lima eliksir keabadian.

Bambu

Bambu dianggap sebagai simbol kesetiaan, keagungan dan kesederhanaan. Bambu juga sering dikaitkan dengan ksatria, karena itu para bangsawan dulu sangat menyukai bambu dan menanamnya di taman mereka.

Ruas bambu yang tegak lurus ke atas seringkali juga menjadi simbol untuk naik ke posisi yang lebih tinggi.

Plum




Bunga plum dahulu kala dikenal sebagai bunga penanda datangnya musim semi, karena plum berbunga saat musim dingin berganti ke musim semi. Selain itu bunga plum sangat tahan terhadap dingin, ketika bunga lain sudah rontok, bunga plum masih bertahan dan mekar  dengan indahnya. Hal ini membuat bunga plum sebagai simbol kesucian, keteguhan dan kemuliaan.

Bunga plum memiliki lima kelopak dan seringkali menjadi lambang untuk lima berkat yaitu umur panjang, kekayaan, kesehatan, kebaikan dan akhir yang damai.

Bunga plum juga merujuk ke wanita cantik, seringkali gambar bunga plum digunakan wanita sebagai hiasan di kening.

Anggrek

Dulu kala, baunya yang lembut dan keelokannya yang sederhana membuat anggrek menjadi lambang rahmat dan martabat. Confisius bahkan menggunakan anggrek sebagai metafora yang melambangkan intergritas orang-orang terhormat.

Teratai

Teratai tumbuh di lumpur tapi tampilannya bersih. Orang Tionghua kemudian menjadikannya lambang dari kesucian dan kemurnian. Teratai juga merujuk untuk seseorang yang terhormat dan jujur.

Krisan

Di kenal sebagai "gentleman of flowers" atau "pertapa bunga", bunga krisan merupakan favorit kalangan bangsawan sejak dahulu kala. Krisan dijadikan lambang kemuliaan, kesucian dan intergritas.

Krisan kini seringkali dijadikan teh untuk menghilangkan panas dalam. Berguna juga untuk menenangkan hati dan mempertajam pandangan. Menurut Compendium of Materia Medica, minum secara teratur bisa memperlambat proses penuaan dan memperpanjang hidup.

Peony

Bunga peony yang anggun dan indah dianggap sebagai "Rajanya bunga", "Bunga kemakmuran", dan "kecantikan yang mengagumkan". Bunga Peony lebih dihargai daripada bunga lain dan dianggap sebagai bunga kemakmuran.

Bunga Sepatu



Bunga sepatu memiliki pelafalan yang mirip dengan kekayaan dan kemuliaan. Ini sebabnya dia menjadi lambang kehormatan dan kemakmuran.

Bunga Sepatu juga merupakan obat yang mujarab. Daunnya digunakan sebagai obat berkhasiat mengempiskan bengkak, menghilangkan racun dan mengobati sakit maag akut.

Lingzhi

Dahulu kala, Lingzhi dikenal sebaga herbal dengan kekuatan spiritual, herbal keabadian dan herbal kebangkitan kembali karena diyakini mampu menghidupkan orang mati, memperpanjang hidup dan memperoleh umur panjang. Lingzhi kemudian menjadi simbol nasib baik dan umur panjang.

Konon lingzhi hanya muncul saat kondisi politik stabil dan diperintah oleh pemimpin yang baik. Kemunculan lingzhi dikaitkan dengan tanda kedamaian dan kemakmuran negeri.

Menurut Compedium of Materia Medica, Lingzhi ungu dan merah dapat membuat awet muda dan memperpanjang usia jika dikonsumsi teratur. Meski tidak membuat orang hidup abadi, Lingzhi mampu memberi nutrisi pada tubuh serta mengatur metabolisme dengan baik.

Tangan Buddha

Tangan Buddha atau Finger Citron tumbuh disemak-semak atau pohon kecil, berwarna kuning keemasan dan terlihat seperti tangan yang memegang sesuatu. Tanaman ini memiliki nilai medis yang sangat tinggi dan menjadi simbol dari berkat.

Delima

Buah Delima berisi banyak sekali biji dan dianggap sebagai pelambang banyak anak. Orang Tionghua percaya bahwa menggantungkan dua delima di kamar pengantin agar pasangan itu segera mendapat anak. Berbeda sekali dengan zaman sekarang ya? Dimana dapat anak dulu baru menikah.

Warna bunga delima merah seperti api menjadi tanda acara gembira dan kemamkuran.

Persik

Persik seringkali disebut "Persik umur panjang" atau "buah dewa" karena kepercayaan memakan persik dapat memperpanjang hidup dan mencapai umur panjang. Persik sering menjadi hadiah ulang tahun, karena persik buah musiman biasanya ada tiruan yang dibuat dari tepung agar tetap bisa diberikan sebagai hadiah walau belum musimnya.

Kayu persik juga diyakini mampu mengusir kekuatan jahat dan menundukkan segala macam roh. Itu sebabnya ada patung kayu, stempel dan pedang kayu yang dibuat dari kayu persik ditempatkan di pintu masuk rumah untuk mengusir roh jahat.
 
Melon
 
Ada banyak macam melon dan sifatnya memiliki banyak biji. Melon menjadi lambang kemakmuran dan kelanjutan garis keturunan.
 
Kurma
 
Kurma juga ada di China, kaya akn vitamin dan mampu meningkatkan nafsu makan, memelihara limpa serta menenangkan saraf. Perlafalan kurma sama dengan lekas. Kurma dihubungkan dengan kastanye dan lengkeng untuk simbol memiliki anak sesegera mungkin.
 
Kastanye

Selain rasanya enak, kastanye dapat menjaga ginjal dan limpa juga memperkuat tulang dan tubuh. Dahulu kayu pohonnya digunakan untuk peti mati. Kastanye sendiri menjadi simbol harapan mendapat anak.

Labu

Sulur pohon labu panjang dan melingkar-lingkar. Bijinya besar dan banyak. Maka labu menjadi simbol baik akan kemakmuran dan melanjutkan garis keturunan.

Labu memiliki pelafalan sama dengan berkat dan kemakmuran sehingga juga menjadi lambang kekayaan. Labu juga diyakini bisa mengusir kekuatan jahat dan menjauhkan penyakit. Dalam mitologi, labu  biasanya digunakan untuk wadah obat mujarab.


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)