Jumat, 30 Oktober 2015

Curhat Pendek - Soal Marah-Marah


Seorang Sahabat tiba-tiba mengirim pesan di facebook sore ini.

Teman : Ron, sudah berapa lama kita bersahabat?
 
Aku : Hm.. Sekitar 7 tahun, kenapa?

Teman : Selama ini kau berkali-kali marah padaku, tetapi aku tidak pernah membencimu. Hari ini untuk pertama kalinya aku memarahi seorang teman yang sudah kukenal 2 tahun, dia langsung membenciku, kenapa demikian?

Aku : Itu pertanyaan yang sulit..

Teman : Apa kau tidak bisa menjelaskannya?

Aku : Begini, jika aku bilang aku marah demi kebaikanmu, tentu kau juga bisa merasa demikian pada temanmu ini bukan?

Teman : Benar.

Aku : Lebih tepatnya, caranya. Apa kau ingat selama aku marah padamu, apa aku pernah memakimu? Mengataimu sesuatu yang buruk?

Teman : (Jeda cukup lama) Seingatku tidak, kau hanya menasihatiku dan menjelaskan letak kesalahanku dengan nada tinggi dan wajah kesal.

Aku : Ya, ketika marah kepada seseorang jangan memaki mereka, itu tidak membuat mereka mengerti, hanya membuat mereka membencimu.

3 komentar:

  1. Hehe, terkadang emosi sesaat bisa mengalahkan pikiran logis, Ron...
    (Ups, ada anger dari Inside Out :D)

    BalasHapus
  2. Waaaahh, Ron ternyata tukang marah-marah. Takuuuuttt =P

    BalasHapus
  3. @Dhyna : Ya aku sebenarnya nggak kebawa emosi, jadi masih berpikiran logis :p

    @Po : Marahku beda kok sist, haha. Bukan apa, kadang kelakuan teman tuh bisa aneh banget.

    BalasHapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)