Sabtu, 03 Oktober 2015

Istilah dan Wawasan Seputar Dunia Ekonomi



Di Indonesia, jurusan dan bidang ilmu sosial kurang dianggap penting bahkan terkesan diremehkan padahal kondisi ekonomi Indonesia sendiri masih terbilang tertinggal, ini bisa dilihat bahwa anak SMA menilai jurusan IPA lebih elit dari jurusan IPS, kenyataannya dalam sosial masyarakat dan kehidupan sehari-hari, ilmu sosial sangat penting termasuk di dalamnya ekonomi.

Walaupun menempuh jurusan IPS yang mempelajari ekonomi secara mendalam, biasanya seseorang akan melupakannya karena memilih jurusan yang tidak berhubungan saat kuliah atau memang tidak menyimak dengan baik saat sekolah. 

Tulisan ini memuat istilah-istilah serta wawasan umum bersifat mendasar dalam ekonomi. Tujuannya agar mengingat kembali serta menambah wawasan tentang ekonomi agar dapat mengerti dan membantu pertumbuhan ekonomi negara kita ini.

Catatan Keuangan / Kas Rumah Tangga

Baik perusahaan besar hingga kecil memiliki catatan keuangan agar usahanya tetap bisa berjalan dengan baik serta dapat memantau dengan mudah pertumbuhan ekonomi perusahaan apakah itu untung atau malah rugi.

Dalam Rumah Tangga, catatan keuangan juga sangat penting untuk memantau keuangan yang masuk dan keluar. Sayangnya di Indonesia Catatan Keuangan ini masih jarang dipraktikan dalam setiap keluarga di Indonesia.

Catatan Keuangan Rumah Tangga berfungsi untuk mencatat setiap penghasilan / uang yang masuk sebuah keluarga termasuk pengeluaran harian, lebih populer disebut Cash Flow / Arus keuangan. Melalui inilah jumlah tabungan, hutang, tagihan, kredit dan pendapat tetap serta tidak tetap tercatat.

Keluarga yang memiliki ekonomi yang sehat akan dengan mudah memutuskan mengambil kredit, pinjaman atau pengeluaran liburan hanya dengan melihat catatan keuangan mereka. Tidak ada lagi kebingungan saat tiba-tiba uang habis di tengah bulan tanpa jelas kemana perginya.

Barang Bebas dan Barang Ekonomi

Barang Bebas adalah segala sesuatu di alam yang tak terbatas dan dapat didapatkan secara gratis seperti cahaya matahari dan udara. Sebaliknya Barang Ekonomi adalah sesuatu di alam yang terbatas dan tidak bisa didapatkan dengan gratis. Di dunia ini hampir tidak ada barang bebas dan sebagian besar merupakan barang ekonomi karena alam tidak dapat mencukupinya. Terbatasnya barang yang dapat digunakan di alam dan keinginan manusia tidak dapat dihentikan maka terjadilah masalah "kekurangan sumber daya".

Kekurangan : kondisi kekurangan karena keinginan manusia tidak dapat tercukupi karena ada keterbatasan baik secara kuantitas maupun kualitas.
 
Biaya Kesempatan
 
 Di dalam hidup ini, karena jumlah uang dan waktu yang kita miliki terbatas maka kita pasti harus memilih ketika menginginkan beberapa barang dalam jarak harga yang relatif sama.  Misalnya ingin membeli sepatu atau tas, membeli handphone atau laptop dan sebagainya.

Jika sudah menentukan pilihan, maka kita harus melepaskan hal lainnya. Harga yang harus kita keluarkan untuk sesuatu yang kita lepas disebut Biaya Kesempatan atau Opportunity Cost. Ketika kita sudah menentukan pilihan kita tidak boleh selalu memikirkan tentang biaya kesempatan.

Hukum Pengurangan Penggunaan Terbatas

Kegunaan adalah kepuasan yang didapatkan seseorang ketika mengkonsumsi suatu barang. Penggunaan terbatas adalah kepuasan lebih yang didapatkan ketika mengkonsumsi barang tersebut lebih banyak.

Contohnya ketika seseorang suka makan coklat, batang pertama terasa nikmat tetapi setelah makan 5 batang maka rasa coklat sudah berubah, jika makan 10 batang rasa coklat itu telah hilang, kepuasannya menjadi tidak ada. Inilah yang disebut Hukum Pengurangangan Penggunaan Terbatas yaitu ketika kepuasan semakin lama semakin berkurang dengan semakin banyaknya mengkonsumsi barang atau jasa yang sama.

Macam-Macam Pasar

Untuk memudahkan jual beli, diciptakanlah sebuah sistem dagang bernama pasar. Berdasarkan barang yang dijual, pasar dibagi menjadi pasar hasil pertanian, pasar ikan, pasar buah dan sayur, pasar obat herbal, pasar pakaian, pasar bunga, dll. Berdasarkan waktu buka maka ada dibagi menjadi pasar periodik dan pasar permanen.

Pembagian barang yang dijual adalah agar memudahkan seorang konsumen bertemu produsen agar terjadi jual beli dengan cepat tetapi di Indonesia pasar tradisional sering kali masih bercampur, belakangan sudah mulai dirapikan untuk daerah jual sayur, jual ikan, jual daging memiliki tempatnya masing-masing.

Pasar dibagi waktu buka, pasar periodik adalah seperti pasar dadakan, garage sale, flea market dan sejenisnya. Pasar permanen seperti pasar tradisional maupun modern.

Pasar juga dibagi menurut target penawaran menjadi pasar eceran dan grosir. Sekarang banyak pasar yang berkembang selain pasar-pasar diatas seperti big mart, internet shopping mall, TV home shopping dan berbagai jenis pasar lain.

Beberapa macam Jasa

Kegiatan ekonomi, terutama jual beli subjeknya dapat dibagi menjadi dua yaitu barang dan jasa. Suatu tindakan yang dilakukan agar orang lain merasa puas disebut jasa.

Semua kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan produksi dan konsumsi bahan non-material disebut jasa, yaitu mengangkut barang hasil produksi.

Semua pekerjaan yang memberikan service seperti sopir taxi atau bus, dokter, penyanyi, penata rambut dan lainnya adalah pekerjaan yang bergerak dibidang jasa.

Fungsi Uang

Sebelum ditemukannya uang, barang-barang digunakan sebagai uang disebut sebagai uang barang, sistem uang ini dikenal dengan barter.

Saat ini uang memiliki berbagai macam fungsi di dalam masyarakat. Di antaranya standar nilai yaitu mengubah produk barang atau jasa dalam jumlah nilai uang. Harga suatu barang atau jasa akan muncul ke masyarakat. Misalnya cabai perkilo Rp 100.000

Uang juga berfungsi sebagai alat tukar untuk mendapatkan atau memberikan barang atau jasa. Uang juga berfungsi sebagai cara untuk menyimpan. Berbeda dengan uang barang zaman dahulu yang berupa daging, beras dan lainnya yang cepat rusak, kita bisa menyimpan nilai tukar dalam bentuk uang lebih lama.

Kelebihan Uang

Alasan mengapa sistem uang bertahan begitu lama karena memiliki kelebihan dibandingkan alat tukar yang ada sebelumnya. Beberapa kelebihannya adalah ringan dan mudah dibawa kemana-mana. Transaksi juga tetap bisa berlangsung walau jumlah uangnya sedikit, kualitasnya tidak akan berubah meski disimpan dalam waktu lama, dan tidak boleh dicetak secara berlebihan sehingga terjamin.

Bank Sentral

Di Indonesia kita mengenal Bank Indonesia yang mengawasi Bank-Bank yang ada di Indonesia, tetapi tugasnya sebenarnya lebih dari itu. Bank Sentral seperti Bank Indonesia tidak dapat memberikan pinjaman pada perseorangan, fungsinya antara lain mempublikasikan uang yaitu memberi tugas pada perusahaan percetakan uang untuk mencetak uang yang akan digunakan untuk menyuplai pasar.

Bank Sentral juga berfungsi untuk mengatur jumlah uang yang beredar agar dapat menentukan suku bunga dan menjaga keseimbangan pasar. Bank Sentral juga merupakan Banknya Bank, karena dia akan memberikan bunga deposito pada bank yang menitipkan uang.

Bank Sentral juga berfungsi sebagai penyimpan pajak, hasil punggutan pajak oleh pemerintah akan disimpan di Bank Sentral untuk digunakan ketika dibutuhkan. Pemerintah juga akan meminjamkan uang pada Bank Sentral jika kekurangan uang.

Cek

Bank memberikan cek (cheque) kepada nasabah untuk menulis sendiri nilai nominal di kertas untuk pembayaran. Orang yang menerima pembayaran dengan cek itu dapat menukarkan cek itu ke bank dengan uang senilai yang tertulis di cek. Transaksi uang dalam jumlah banyak tetap dapat dilakukan dengan aman dan nyaman dengan menggunakan selembar cek.

Bank, Cek dan cara transaksi lain digunakan untuk menutupi kelemahan uang tunai, misalnya uang yang hilang sulit dicari, ketika membeli barang mahal maka uang tunai yang dibawa harus banyak sekali, uang juga rentan pada banjir dan kebakaran serta resiko dipalsukan.

Kartu Kredit

Kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Kita bisa membeli barang atau menerima jasa dengan hanya menggunakan kartu kredit disetiap toko anggota walaupun tanpa membayar uang tunai.

Kemudian setiap tanggal yang sudah ditentukan, pengguna kartu kredit harus membayar pinjamannya ke perusahaan kartu kredit. Disini perusahaan kartu kredit berperan sebagai perantara dalam hubungan membayar dan menerima uang antara konsumen dan produsen.

Bank Umum dan Bank Khusus

Bank Umum adalah tempat perorangan dan perusahaan mendapat jasa perbankan (simpan uang, pinjam uang, dan jasa perbankan lainnya). Bank Sentral adalah banknya para bank, mirip bank umum tetapi nasabahnya hanya bank bukan perorangan atau perusahaan. Biasanya dikuasai negaranya seperti Bank Indonesia.

Bank Khusus adalah bank yang hanya satu atau sedikit jenis satu jenis jasa perbankan atau punya pelayanan khusus atau punya nasabah dengan kriteria khusus. Contoh bank khusus : Bank kredit rakyat (hanya melayani kredit jumlah kecil), bank devisa (hanya melayani lalu lintas devisa), bank pribadi (hanya melayani orang kaya yang memiliki tabungan sekian triliun), bank syariah (hanya melayani transaksi halal), dll.

Sejarah Bank

Bank dimulai di Rusia Utara sekitar abad ke-12, Saat itu di Rusia ekspor-impor menjadi pusat perhatian sehingga orang dari berbagai negara berkumpul di Rusia. Karena itu orang harus menukarkan uang dari negara-negara mereka dengan uang yang digunakan di Rusia. Dan munculah makelar valuta asing.

Makelar valuta asing ini sedikit demi sedikit memulai melakukan penitipan uang dan memberikan pinjaman uang kepada orang lain, sejak itulah bank dimulai. Tahun 1668 pada masa Raja Sweden, merupakan awal berdirinya bank sentral dari bank dunia. Bank Indonesia sendiri dulu disebut De Javasche Bank, didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1828.

Hukum Penawaran dan Permintaan

Di pasar, jika harga barang atau jasa naik maka permintaan menurun, jika harga turun maka permintaan akan naik. Ini disebut hukum permintaan. Sebaliknya jika harga barang atau jasa di pasar mengalami kenaikan maka penawaran produsen akan bertambah dan jika harga mengalami penurunan maka penawaran akan sedikit. Hal ini disebut hukum penawaran dan permintaan.
 
Di pasar, volume permintaan dan pembelian saling bersaing dan bertemu pada titik keseimbangan. Di titik pertemuan ini menjadi harga keseimbangan pasar. Hal ini disebut hukum permintaan dan penawaran.

Monopoli dan Oligopoli

Monopoli adalah suatu kondisi ketika hanya ada satu produsen yang menguasai pasar, sedangkan oligopoli merupakan suatu kondisi ketika pasar diatur oleh beberapa produsen yang minoritas. 

Kondisi monopoli dan oligopoli ketika produsen dapat menaikkan harga dan jumlah produk sekehendak hati mereka, sehingga produsen memperoleh banyak keuntungan sedangkan konsumen mengalami kerugian, karena itu untuk membatasi perusahaan monopoli dan oligopoli untuk dapat menaikan harga seenak hatinya maka pemerintah mengawasi dan mengontrol hal tersebut.



0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)