Sabtu, 03 Oktober 2015

Kisah Seputar Instagram


Tulisan ini sebenarnya beberapa tulisan curhat pendek terpisah namun bertema sama, seputar instagram jadi kugabung menjadi satu tulisan.

Jomblo dan Instragram

Ada seorang teman, sebut saja namanya Mawar. Gadis jelita yang masih single selama beberapa tahun terakhir, suatu hari berbincang denganku.

Mawar : Ron, aku ini sebenarnya cantik nggak sih?
Ron : Hm.. (Melihat wajahnya dengan seksama), ya cantiklah.
Mawar : Ih, kok jawabnya gitu?
Ron : Kenapa memangnya?
Mawar : Gini, aku di Instagram selalu dipuji cantik, seksi, hot dan lain-lain tetapi kok aku masih jomblo aja ya?
Ron : Oh, kamu punya instagram..
Mawar : Hah? Kamu baru tau? Jadi kamu nggak follow aku?
Ron : Mana-mana sini aku lihat

Mawar kemudian menunjukan halaman instagramnya. Aku melihat ada ratusan foto dirinya yang sudah ia bagikan. Sebagian besar berpose nakal, bahkan ada foto dia dengan lingerine.

Ron : Wow, aku tidak pernah menyangka kau berfoto seperti ini.
Mawar : Namanya juga promosi Ron
Ron : Followermu sampai 20 ribuan ya, banyak.
Mawar : Eh, jangan bahas yang lain dong. Menurut kamu gimana?
Ron : Hm.. Gimana bilangnya ya...
Mawar : Udah, blak-blakan aja.
Ron : Ya, kamu mau nggak beli barang mahal tetapi ternyata semua orang udah punya?
Mawar : Ya enggaklah, aku pasti maunya beda. Ngapain beli mahal-mahal tapi pasaran.
Ron : Seperti itu kira-kira, kamu pasti punya kriteria pria yang tinggi tetapi kamu sudah pamerkan tubuh kamu kemana-mana, para pria yang baik-baik pasti mikir juga. Kan nggak enak kalau lagi jalan terus teman-teman si pria bilang udah tau lekak lekuk tubuhmu.
Mawar : ... (Murung) Jadi aku salah ya..
Ron : Tenang aja, belum terlambat kok. Kamu yang asli kan berbeda dengan yang kamu bagikan, mereka nggak tau sifatmu baik dan pandai masak.
Mawar : Ah, kamu.. (Senyum-senyum gila)
Ron : Tapi yang paling penting..
Mawar : Paling penting apa Ron?
Ron : Promosikan blogku dong di Instragrammu
Mawar : Sialan lu


Toko Baju

Saat sedang duduk berdua dengan teman pria, sama-sama sibuk melihat instagram.

Teman : Ron, daritadi kau ketawa-ketawa sendiri kenapa?
Aku : Ini (menunjukan beberapa meme yang ada di Instagram)
Teman : Hahaha, ada juga yang begini di Instagram ya?
Aku : Hah? Kau tidak tau? Lalu apa saja yang kau follow di Instagram?
Teman : Ini (memberikan handphonenya padaku)

Aku melihat-melihat postingan yang ada di feednya.

Aku : Ini semua kok iklan baju dalam sama bikini, kau follow toko-toko baju perempuan semua buat apa?
Teman : Cantik-cantik sama bagus-bagus badan modelnya, lumayanlah cuci mata.

Stalking

Teman : Ron, pinjam handphonemu bentar dong.
Aku : Buat apa?
Teman : Buka instragram
Aku : Oh, jangan like sembarangan ya

Temanku kemudian melihat handphoneku seperti Gholum dengan cincinnya, My Precious! Dia senyum-senyum sendiri lalu tiba-tiba murung dan meneteskan air mata, puncaknya dia hampir membanting handphoneku.

Aku : Hei! Itu Handphoneku!
Teman : Ah iya, hampir lupa
Aku : Kau kenapa?
Teman : Mantanku sudah punya pacar lagi
Aku : Ah, kau memang suka cari penyakit sendiri.

Kesetiaan

Teman wanita sebut saja Melati, curhat tentang pacarnya.

Melati : Ron, aku percaya sama pacarku tetapi akhir-akhir ini dia suka ketawa sendiri saat melihat handphonenya.
Ron : Apa yang dia lihat?
Melati : Setahuku akhir-akhir ini dia main instagram, bagaimana tahu seorang pria setia atau tidak Ron?
Ron : Oh, itu gampang. Kau pinjam akun instragramnya dan lihat foto-foto apa saja yang dia like. Jika dia tidak pintar, maka dia akan mudah ketahuan saat melihat wanita lain.
Melati : Tenang saja Ron, aku yakin 100% dia itu bodoh.
Ron : Sudah tahu dia bodoh masih kau pacari, aneh.


0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)