Jumat, 02 Oktober 2015

Kumpulan Teka Teki Riddle 8

http://3.bp.blogspot.com/-dFtLDKIyaiE/VcycJRo3nnI/AAAAAAAABww/fAUtIzx0lEg/s1600/url.jpg 

 Siapa yang tidak suka Teka Teki yang membuat kepala menjadi pusing tetapi mengasah kecerdasan? Inilah kumpulan Riddle ke-8, Selamat menikmatinya.



Kasir

Sebagai petugas kasir sebuah supermarket, hari-hariku diisi dengan suara “Bip bip” dari mesin scanner. Scan, “bip”, keranjang , uang, kembalian, kuitansi. Scan, “bip”, keranjang, uang, kembalian, kuitansi. Scan, “bip”, keranjang, uang, kembalian, kuitansi. Itu saja kerjaaanku seharian.

Seperti hari ini: scan, tahu, asparagus, wortel, kacang polong...seorang vegetarian. Sereal, spaghetti, susu kotak, macam-macam permen....orang tua dengan banyak anak. Sebotol anggur, keju impor, roti, apel...penghasilan mapan, tanpa anak. Tas plastik ukuran besar, bleacher, pembersih lantai, tali tambang, gergaji, saus barbecue...jangan lihat ke atas, jangan lihat ke atas, menunduk saja....

Telepon

Aku pulang larut malam karena harus bekerja lembur. Akibatnya aku kehabisan KRL dan terpaksa menginap di stasiun kereta. Stasiun itu sangat sepi dan walaupun aku agak takut, akhirnya aku bisa terlelap tidur. Sekitar jam 2 pagi aku tiba-tiba terbangun karena sakit perut. Akupun segera mencari toilet umum. Ketika aku berada di dalam bilik, aku mendengar seseorang masuk ke dalam bilik yang ada di sampingku.

“Aneh,” pikirku, “Kurasa tadi hanya ada aku di stasiun ini.”

Aku memasang telinga dan mendengar bahwa orang yang ada di bilik sampingku adalah seorang pria dan ia tengah menelepon.

“Ya ya aku tahu ....... ya maaf menganggumu malam-malam. Omong-omong bagaimana kabarmu?”

Aku hanya sayup-sayup mendengar suara dari seberang telepon.

“ .... yang ... ju ... tidak ... di ....”

“Ya ya, aku mendengarmu. Apa? Apa kau serius? Hahaha ... lucu sekali.”

“ ... ba ... ra .... saat ...”

“Oh begitu, maaf sudah menganggumu malam-malam begini. Baiklah, aku akan melakukannya. Tapi bagaimana ya, bisa kau ulangi lagi tadi?”

Begitu aku mendengar suara balasan dari telepon itu, “ ... you are ...”

Segera setelah aku mendengarnya, aku bergegas keluar dari toilet dan kabur dari stasiun itu. Mungkin aku bermalam di kantor polisi saja.

Tulang di Dalam Dinding



Aku sedang melihat berita ketika foto rumah lama temanku terpapang di layar televisi.

“Sore ini ditemukan jenazah seorang gadis di dalam tembok rumah di wilayah XXX. Penemu mayat tersebut adalah pemilik baru rumah tersebut yang hendak merenovasinya. Saat ia merubuhkan dinding, dia tidak menyangka akan menemukan tulang-belulang seorang perempuan di baliknya ... “

Aku segera menelepon temanku itu. Memang benar baru saja keluarganya menjual rumahnya dan ia pindah ke rumah yang baru.

“Bro ... kau sudah mendengar kalo polisi menemukan jenazah di dalam dinding rumahmu?”

“Apa? Kau serius?’ ia tampak sangat kaget saat mendengarnya.

“Ya ... semua ada di berita. Pemilik rumah barumu yang menemukannya saat ia hendak merenovasi rumah itu.”

“Ya Tuhan ... itu sangat menakutkan! Bayangkan saja selama ini aku tinggal di sana dan ada mayat perempuan di dalam dinding rumahku ... benar-benar mengerikan!”

“Iya, aku juga sering ke rumahmu kan? Benar-benar membuatku merinding jika aku membayangkannya.”

Akupun menutup teleponnya. Pasti temanku itu sangat shock. Sebaiknya aku segera memanggil polisi.
 
Uji Nyali
 


Dua orang wanita menguji nyali mereka di rumah sakit yang terbengkalai. Mereka memakai kamera untuk menangkap gambar penampakan.

“Apa kau menangkap sesuatu dengan kameramu?”

“Kurasa tidak.”

“Masa?”

“Coba kulihat. Wah benar, ternyata nggak ada apa-apa.”

“Ayo kita pulang saja. Aku bosan.”

“Oke, ayo.” 

Bunuh Diri Bersama



Tiga orang sahabat memutuskan untuk bunuh diri bersama sebagai suatu bentuk solidaritas.

“Bagaimana cara kita bunuh diri?” tanya salah satu dari mereka.

“Aku akan memotong tangan kanan.” Kata A.

“Kalau begitu aku tangan kiri.” Kata B.

Namun C merasa ragu sehingga mengatakan, “Aku takkan melakukan apapun.”

Namun pada akhirnya, dua orang selamat dan hanya satu yang meninggal karena pendarahan di tangannya.
 
Berita Pagi
 
Seorang pria baru saja pulang kerja dan menikmati malam dengan menonton acara televisi. Karena mulai merasa mengantuk, iapun mematikan televisinya dan pergi tidur. Keesokan harinya ia terbangun karena tayangan berita pagi. “Hari ini sebuah kereta mengalami kecelakaan mengerikan. Semua penumpangnya dinyatakan tewas.” Melihat berita itu, wajah pria itu langsung pucat dan ia segera melompat dari jendela rumahnya.
 
Tukang Cukur
 
Di sebuah kota terpencil, hanya ada dua orang tukang cukur. Tukang cukur yang pertama tinggal di bagian timur kota. Ia orang yang sangat rapi. Rambutnya tertata rapi, pakaiannya selalu bersih, begitu pula tempat cukurnya selalu bersih dan rapi. Ia selalu saja tersenyum sehingga orang2 menyukainya.

Tukang cukur yang kedua tinggal di sebelah barat. Ia orang yang sangat berantakan. Rambutnya acak-acakan dan tak rapi, pakaiannya selalu kotor, tempat cukurnya juga sangat kotor dan berantakan. Ia selalu saja cemberut sehingga tak ada yang menyukainya.

Suatu hari, seorang pria datang ke kota itu dan begitu mendengar tentang kedua tukang cukur itu. Ia memutuskan pergi ke tukang cukur yang tinggal di barat.

Mengapa? 
 
Malam yang Dingin
 
Kami baru saja pulang kantor dan karena malam ini cukup dingin, temanku memutuskan membeli sesuatu yang hangat dulu di warung.

Saat aku berdiri di luar menunggunya, aku bertabrakan dengan seorang anak kecil.

“Oh maaf,” kataku, walaupun anak itu yang menabrakku. Namun anak itu tetap saja berlari tanpa bahkan melihat ke arahku. “Dasar anak sekarang,” pikirku, “Diajari apa sama orang tuanya?” Lagipula malam-malam begini mengapa anak sekecil itu berada di luar rumah?

Tiba-tiba seorang wanita berlari dengan tergopoh-gopoh ke arahku, “Apa anda melihat anak saya?” tanyanya.

“Oh, tadi ia berlari ke arah sana!” jawabku.

Temanku kemudian keluar dan kamipun melanjutkan perjalanan. Karena sangat mengantuk, aku segera tertidur. Namun paginya, aku menemukan berita mengejutkan di koran bahwa seorang ibu yang memiliki seorang anak ditemukan terbunuh di rumahnya malam itu. Yang membuatku kaget, peristiwa ini terjadi tak jauh dari warung dimana temanku membeli minuman hangat tadi malam. Ah, semoga saja wanita itu bukan ibu yang kutemui tadi malam. Kasihan jika benar. Lingkungan ini benar-benar tidak aman. Aku harus pindah secepat mungkin. 
 
Tinggal Sendiri
 
Aku bertengkar hebat dengan orang tuaku dan akhirnya memutuskan untuk tinggal sendiri sejak dari sekarang. Hari pertama aku hidup mandiri, aku memulainya dengan hal-hal biasa, seperti sarapan, mandi, dan kemudian bersiap berangkat. Oh ya, hampir lupa ... aku harus membuang sampah. Akupun keluar dari rumah dan menyapa tetanggaku yang selalu meyirami tanamannya setiap pagi. Aku kemudian mengunci pintu kemudian berangkat. Benar-benar hari pertama yang sempurna!

Bagaimana sudah berhasil menjawab semua? Mari kita lihat dan cocokan jawabannya.

Kumpulan Jawaban

Kasir : Dari barang yang dibeli kemungkinan besar pembeli itu kanibal.

Telepon : "Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif", "Cobalah beberapa saat lagi","Number your are calling is not active", pria itu berbicara sendiri jadi ada kemungkinan dia gila atau yang diteleponnya adalah hantu.

Tulang di dalam Dinding : Si Aku belum mengatakan bahwa itu jenazah perempuan.

Uji Nyali : Yang mengatakan "Masa?" itu bukan manusia.

Bunuh Diri Bersama : Si C dibunuh karena dianggap tidak solidaritas.

Berita Pagi : Seseorang menyalakan televisi saat dia tidur.

Tukang Cukur : Tukang Cukur tidak bisa mencukur dirinya sendiri, karena itu keduanya saling mencukur. Tukang cukur di barat sangat berantakan karena tukang cukur di timur.

Malam yang Dingin : Wanita yang bertanya anak itu bukan ibunya tetapi si pembunuh.

Tinggal Sendiri : Si Aku membunuh orangtuanya, dia mengatakan baru hari pertama tetapi dia tau bahwa tetangganya menyiram tanaman setiap pagi karena itu dia tidak pindah.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)