Kamis, 15 Oktober 2015

Makhluk Mitologi Sedunia : Makhluk Air





Makhluk mitologi yang berada dalam air ini dipisahkan dengan makhluk mitologi dalam laut. Sebab, kebanyakan makhluk mitologi laut dan air, terutama danau, dan sungai pada umumnya memiliki perbedaan yang mencolok.

Bedawang
Bedawang atau Bedawang Nala adalah seekor penyu raksasa dalam mitologi Bali. Dalam mitologi , ia merupakan perubahan dari Antaboga. Ia bersama dua ular naga mendukung dunia manusia. Jika ia bergerak maka akan terjadilah gempa dan letusan gunung berapi di atas bumi.


Genbu

Genbu adalah kura-kura hitam dari Utara atau Shadow Warrior. Ia adalah salah satu dari empat titik kardinal binatang zodiak China. Genbu mewakili arah utara dan berhubungan dengan air.

    Nama “Chinanya” terdiri dari ‘Xuan’ berarti ‘kabur’ dan ‘wu’ berarti ‘pejuang’. Merujuk pada cangkangnya yang terbuat dari besi. Genbu juga disebut “kura-kura ular” karena digambarkan sebagai penyu yang melilitkan ular.


Kappa


Kappa juga disebut Gataro atau Kawako yang berarti “anak sungai”  adalah makhluk air yang dapat ditemukan pada cerita rakyat Jepang. Namun, mereka juga dianggap sebagai bagian dari Kriptozologi karena beberapa orang mengaku melihat Kappa. Pada agama Shinto, mereka dianggap sebagai salah satu Suijim (dewa air).


Loch Ness

Loch Ness adalah legenda yang berasal dari Scotlandia. Dilaporkan bahwa Loch Ness adalah hewan dari zaman dinosaurus yang berhasil bertahan dari ledakan meteor dan masih hidup hingga kini. Ditemukan di Scotlandia tahun 1930. Lochness diperkirakan memiliki panjang tubuh 45 kaki, kulit kasar, dan warna cokelat gelap. Beberapa orang percaya kalau Lochness adalah Plesioasurusi. Walapun sampai sekarang belum ada bukti memadai tentang adanya Lochness atau tidak.


Mokele Mbembe


Mokele Mbembe berarti “sesuatu yang menahan aliran sungai”. Dalam bahasa Lingala adalah nama yang diberikan untuk sejenis Cryptid yang mendiami sungai. Makhluk ini ditemukan dalam cerita rakyat dan legenda rakyat yang mampu tinggal di lembah Sungai Kongo. Adapula yang menggambarkannya sebagai makhluk hidup dan arwah. Mokele Mbembe diumpamakan seperti monster Loch Ness dalam pandangan orang barat.

    Banyak ekspendisi telah dilakukan guna mencari bukti keberadaran mokele Mbembe, tetapi tidak berhasil. Pembahasan Mokele Mbembe banyak dituangkan dalam buku, film dokumenter, karya fiksi dan budaya pop.

    Berdasarkan tradisi rakyat di lembah Sungai Kongo, Mokele Mbembe diketahui sebagai makhluk pemakan tanaman dengan ukuran sebesar gajah atau kuda nil. Ia tinggal di Sungai kongo dan wiliayah rawa-rawa di sekitarnya, dan menyukai tempat yang dalam. Pada cerita rakyat lokal menceritakan bahwa tempat berburu kesukaannya adalah kelokan sungai.

    Deskripsi Mokele Mbembe sangat banyak. Beberapa legenda menyebutkan, ia memilki tubuh seperti gajah dengan leher panjang, ekor dan kepala kecil serta berwarna coklat abu-abu. Sementara yang lain menggambarkannya menyerupai gajah, badak, dan hewan-hewan lainnya, masyarakat dari Desa Boha, lebih menganggapnya sebagai makhluk tidak berwujud daripada makhluk hidup.

    Dari gambaran ketiga makhluk yang mendiami danau di atas, pada dasarnya danau memiliki legenda atau mahluk mitologi tersendiri. Ada yang menyebut mereka sebagai penunggu danau atau sebagai salah satu makhluk hidup pada umumnya. Umumnya mereka diwujudkan seperti naga atau ular besar dan juga menyerupai dinosaurus.


Ogopogo

Ogopogo adalah monster laut yang serupa dengan Nessie di Danau Loch Ness. Bedanya, Ogopogo ditemukan di Danau Okanagan, Kanada. Masyarakat mengenal monster ini dengan sebutan Ogopogo. Legenda makhluk misterius danau Okanagan ini sudah terdengar kisahnya sejak tahun 1850. Pada tahun itu, untuk pertamakalinya Ogopogo menampakkan diri kepada wisatawan dan penduduk setempat. Para saksi mata yang melihatnya menuturkan bahwa suatu makhluk dengan perawakan yang besar, berwarna gelap, dan bertubuh panjang telah muncul ke permukaan air serta berenang menyusuri tengah danau.


Vodyanoy

Vodyanoy atau vodyanoi adalah makhluk air dalam mitologi Slavia. Vodyanoy muncul dalam wujud pria tua telanjang dengan jenggot kehijauan, rambut panjang, dan tubuhnya ditutupi sisik hitam serta alga. Vodyanoy memiliki jari berselaput, ekor ikan, dan mata merah membara. Biasanya ia berenang di sepanjang sungai dan kadang- berada di atas kayu yang mengapung. Vodyanoy dipercaya sebagai penyebab orang tenggelam.

    Jika sedang marah, Vodyanoy menghancurkan bendungan, mengguyur penggilingan, dan menenggelamkan orang atau hewan. Vodyanoy menarik orang ke kediamannya di dasar sungai untuk dijadikan budak. Supaya tidak diganggu oleh Vodyanoy, nelayan dan pekerja penggiling memberikan persembahan untuknya.

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)