Jumat, 16 Oktober 2015

Makhluk Mitologi Sedunia : Makhluk Penghisap Darah










Keberadaan makhluk penghisap darah sudah ada sejak zaman dahulu hingga sekarang. Dimulai dengan Vampir, serta berbagai makhluk berupa hantu atau setan yang sering di filmkan.

Chupacabra


Chupacabra dikenal sebagai goat sucker (penghisap domba). Makhluk ini dikabarkan menghuni sebagian wilayah Benua Amerika. Pada Maret 1995, makhluk ini dilaporkan menyerang dan menghisap darah ternak, terutama kambing. Seorang peternak menemukan 8 ekor kambingnya mati kehabisan darah dengan bekas seperti gigitan vampir. Diperkirakan makhluk ini seukuran beruang kecil dengan duri di sekujur punggungnya. Ahili biologi dan ahli hewan liar menganggap hewan ini hanyalah takhyaul belaka.


Dracula

Dracula adalah tokoh yang dipopulerkan oleh Bram Stroker. Dracula adalah leluhur dari vampir, suka menggoda, dan menghisap darah gadis muda yang menarik. Count Dracula lahir di abad ke 15-an di Rumania. Kastil Dracula terletak di Bucharest utara di Pegunungan Carpatihan. Dalam cerita Van Helsing, Dracula hanya dapat dibunuh oleh Werewolf.


Empusa

Dalam mitologi Yunani, Empusa adalah anak buat Hekate di dunia bawah (dunia gaib). Dia sering dikelompokkan bersama makhluk-makhluk dunia bawah seperti Lamia dan Mormo. Empusa adalah wanita cantik, anak dari Dewi Hekate dan Mormo. Dia menghisap darah pria ketika mereka tidur. Empusa digambarkan memakai sandarl dari kuningan dan memiliiki rambut api. Dalam perkembangan selanjutnya, Empusa dikenal sebagai makhluk yang dikirim oleh Hekate untuk berjaga di tepi jalan dan menelan orang yang lewat. Menurut Folstratos, Empusa berlari, bersembunyi, dan meneriakkan kata-kata hinaan.


Strigoi

Strigoi adalah roh yang bangkit dari  dalam kubur. Menurut mitologi rumania, Strigoi dapat hidup bersama manusia melalui benda-benda tertentu. Strigoi mampu mengubah wujudnya menjadi binatang, mampu tidak terlihat, dan mengisap darah manusia, strigoi juga dikenal sebagai makhluk yang abadi.

    Astrigoi berbeda dengan Moroi. Strigoi adalah kerabat manusia serigala yang dikenal sebagai Pricolici atau Varcolaci. Nama ‘strigoi’ berasal dari ‘Striga’, bermakna ‘menjerit’ atau ‘kandang burung hantu’, Strigoi sering disamakan dengan vampir atau Zombie. Strigoi memiliki rambut merah, mata biru, dan dua jantung. Strigoi mampu berubah menjadi berbagai hewan, misalnya burung hantu, kelelawar, tikus, serigala, anjing, ular, katak, kadal, laba-laba, dan lain-lain.


Vampir

Vampir adalah makhluk mitologi  dan legenda yang hidup dengan mengisap darah dari makhluk hidup lainnya. Istilah vampir sendiri baru populer pada awal abad ke-18, setelah masuknya legenda vampir ke Eropa Barat dari daerah Balkan dan Eropa Timur. Di daerah-daerah tersebut juga terdapat legenda mengenai makhluk-makhluk seperti vampir, misalnya Vrykolakas di Yunani dan Strigoi di Rumania yang juga ikut meningkatkan kepercayaan vampir di Eropa.

    Vampir dalam legenda Balkan dan Eropa Timur memiliki penampilan yang beragam, mulai dari makhluk mirip manusia sampai mayat hidup. Sementara di eropa barat, vampir digambarkan sebagai makhluk yang berpenampilan rapi dan mewah. Adalah cerita The Vampyre (1819) karangan John Poolidori yang membentuk citra tersebut. Karya tersebut dianggap sebagai karya tentang vampir yang paling berpengaruh di awal abad ke 19 dan telah mengilhami karya-karya selanjutnya seperti Varney The Vampire dan bahkan Dracula.

    Novel Dracula (1897) karya Bram Stoker dikenang sebagai karya klasik yang menjadi dasar bagi cerita vampir di masa modern. Novel Dracula mengalami unsur dari legenda manusia serigala dan setan sejnisnya, dan menggabungkannya dengan konsep keabadiaan serta sistem masyarakat masa Victoria. Suksesnya buku ini memicu munculnya genre vampir yang masih tetap populer hingga saat ini melalui buku, film, permainan video, dan acara televisi.

    Vampir umumnya diceritakan keluar dari makamnya pada malam hari untuk menggigit orang-orang dengan taringnya yang panjang dan menghisap darah mereka. Korban yang digigitnya biasanya akan menjadi vampir juga. Menurut beberapa mitos, vampir tidak tampak di cermin karena mereka tidak memiliki jiwa. Dalam cerita fiksi modern, vampir mampu menjelma menjadi kelelawar, serigala, bahkan gumpalan gas, dan harus menjauhkan diri dari sinar matahari.

    Kepercayaan terhadap vampir telah ada selama berabad-abat. Kebudayaan Mesopotamia (termasuk Lilith dan Edimmu dalam mitologi Sumeria, Assyria, dan Babulodia), Yahudi, Yunani Kuno, dan Romawi Kuno mnceritakan mengenai setan atau roh yang mirip dengan vampir modern. Namun, vampir yang tedikenal sekarang berasal dari Eropa Tenggara abad ke-18, dalam sebagian esar  cerita rakyat, vampir adalah mayat hidup, korban bunuh diri, atau penyihir, tetapi vampir juga dapat diciptakan dari roh jahat yang masuk ke suatu mayat melalui  gigitan vampir lain. Kegenda ini semakin lama semakin meluas dan bahkan di beberapa daerah menyebabkan histeria massal dan beberapa orang dituduh sebagai vampir.




0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)