Kamis, 28 April 2016

Friday Night Tales - Cahaya


Friday Night Tales is back!



Semua orang memiliki aura di sekitar mereka. Cahaya yang berdasarkan bukan pada kesehatan, namun lebih kepada waktu. Semakin banyak waktu yang mereka miliki, semakin terang cahaya mereka. Aku tak bisa menatap bayi sebab cahaya mereka amat terang, bahkan menyakiti mataku. Selalu saja seperti sejak ayahku meneruskan kemampuan ini ketika ia terbaring sekarat di ranjangnya.

Contohlah seorang wanita yang baru saja melewatiku, menabrak bahuku dengan kasar, bahkan tak mempedulikan sedikitpun keberadaanku. Cahaya benar-benar redup, bahkan hampir padam. Sangat menyedihkan. Aku segera mengejarnya dan mengikutinya hingga ke kamar apartemennya.

“Hei, Nona ... ada yang ingin kukatakan kepadamu!” aku berkata saat ia membuka pintu kamarnya.

“Ya?” dia menoleh dan aku segera memukul kepalanya. Kubawa ia masuk dan menempelkan lakban ke mulutnya. Kukeluarkan isi tasku yang berisi peralatan-peralatan operasi. Sejenak aku hampir saja berhenti karena merasa bersalah, namun aku ingat ...

Ah, sebentar lagi kan dia juga bakal mati. Kenapa tidak sekalian saja bersenang-senang?

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)