Sabtu, 16 April 2016

Kucing dan Move On



Saat masih tinggal di Kalimantan Barat, aku memilihara banyak kucing. Jumlahnya terakhir mencapai 14 ekor, seringkali temanku bertanya apakah aku sangat suka pada kucing?

Jika kuingat kembali semua berawal dari sebuah patah hati. Setelah mengalami salah satu patah hati terhebat dalam hidupku, aku mengatakan pada Ibuku bahwa aku tidak tahu kapan aku akan siap untuk jatuh cinta lagi setelah ini.

Pada masa itu belum ada istilah move on, namun Ibuku mengajarkan sebuah pelajaran berharga yang kuingat sampai sekarang.

Setelah patah hati, mulailah dengan memelihara sebuah tanaman. Jika dalam 3 bulan tanaman itu tidak mati, mulailah memelihara seekor ikan. Jika ikan itu bertahan hidup selama 6 bulan maka peliharalah seekor kucing. Jika kamu mampu merawat seekor kucing dengan baik selama 1 tahun maka kamu siap untuk sebuah hubungan baru yang sehat, karena untuk bisa memiliki hubungan yang sehat kita harus yakin bisa mengurus diri sendiri dengan baik dan orang lain.

Aku sangat terinspirasi kemudian melakukan hal ini, semua berjalan baik dengan tanaman. Sedikit kesulitan saat fase memelihara ikan, dan 1 tahun pertama dengan kucing merupakan tahun yang panjang.

Namun bukannya siap berhubungan dengan pasangan yang baru, kucingku bertambah menjadi 2 ekor. Tidak lama menjadi 3 ekor, 4 ekor, dan ketika aku sadari mereka sudah ada 14 ekor...

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)