Rabu, 27 Juli 2016

Curhat Pendek - Satu Detik


Kurasa hari ini kematian hampir saja melakukan kesalahan dalam tugasnya, untungnya dalam detik terakhir dia menyadarinya.

Satu detik.. Hanya satu detik. Jika saja terlambat satu detik saja, aku mungkin sudah mati. Sekali lagi aku diingatkan bahwa kematian selalu berada begitu dekat dengan kita. Pelajaran ini harus dibayar dengan beberapa luka di tangan kanan dan kaki kananku.

Kurasa hari ini yang kubutuhkan adalah istirahat.

5 komentar:

  1. Kenapa jadi ingat pertanyaan ke-tujuh dari 13 pertanyaan itu ya?
    Hati-hati dan semoga cepat sembuh ya Ron...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah kak, udah hati-hati masih nyaris terjadi. Makasih kak Dhyna :D

      Hapus

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)