Senin, 31 Oktober 2016

Oktober Ketika Badai Mulai Berlalu

Dalam hidup kita belajar bukan untuk menunggu badai reda,
tetapi untuk menari di dalamnya
- Ron

"Air yang tenang, tidak akan menghasilkan pelayar yang handal." kutipan ini terus teringat selama 3 bulan terakhir.

Berawal dari pertengahan bulan Agustus, perang politik yang kental terjadi dalam lingkungan kerjaku yang berujung pada kerugian perusahaan akibat labilnya sang pemimpin. Dengan mataku aku bisa melihat bagaimana ego satu orang dapat menghancurkan dan melukai begitu banyak pihak.

Begitu banyak drama yang terjadi, sempat terbersit di pikiranku bahwa apakah diriku ini yang salah? Karena pihak di seberang sana sangat yakin dirinya benar walaupun hasil perbuatannya selalu buruk. Aku juga melihat bagaimana karma bekerja pada mereka, mereka yang menyalahi kepercayaanku.

Mereka yang memberikan tusukan dari belakang justru mendapat tusukan juga dari pribadi yang mereka dukung.

Ketika mereka berpikir bahwa sikap baikku adalah sebuah kelemahan, pada akhirnya yang mereka ingat tentangku jauh dari hal tersebut.

Sebenarnya aku ingin menulis tentang Halloween seperti biasanya, namun menurutku lebih penting untuk menuliskan catatan ini dalam Shujinkouron. Seperti kasus Mirna yang akhirnya menunjukan akhir, panggung politik yang berlangsung beberapa waktu ini mulai menunjukan akhirnya.

Dua minggu ke depan sangat menentukan apakah semua akan benar-benar berakhir, atau aku harus menunggu lebih lama. Apakah aku memiliki kekuatan untuk bertahan lebih lama? Kuharap iya.

Memang pengalaman ini memberikanku banyak pelajaran soal bersikap dan berpolitik, tetapi kuharap aku tidak perlu mengalami hal ini, begitu juga kalian.

Sebagai penutup, inilah 5 tulisan terbaik bulan Oktober 2016

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)