Rabu, 30 November 2016

November Perpisahan dan Pelajaran





Masa lalu akan tetap jadi masa lalu, masa kini akan jadi masa lalu,
Masa depan akan segera menjadi masa kini karena itu bawa yang tersisa dan terus melangkah.
- Ron, mantan anak kost

Boleh dikatakan bulan ini menguras baik mental maupun fisikku, masa-masa anak kost berakhir dan kini aku kembali ke rumah dan menikmati masakan rumah.

Selama kurang lebih dua minggu terakhir kugunakan untuk beristirahat dan bersiap untuk berangkat ke tempat kerja baruku di Riau, tepatnya Rokan Hilir. Sudah lama aku tidak melakukan perjalanan panjang menggunakan bus, kali ini aku akan menempuh perjalanan sekitar 9 jam.

A-Thiam Tour ke Jerusalem

A -Thiam ikut Istrinya yang cerewet, ketus, pelit dan antik, ia gabung rombongan-gereja tour ke Jerusalem.

Disana tiba-tiba istrinya sakit, beberapa jam langsung meninggal .

Pengurus Rumah-Duka berkata : "Bisa pilih, bawa-pulang jasad-istri ke Indo, biaya US-$ 25.000.-

atau : makamkan aja di Tanah-Suci Jerusalem  dekat Gua Makhpella biaya total US-$ 150.- . "

Tapi putusan A-Thiam : "Bawa-pulang Jenazah Istri ke Indo ! .
Urus semua prosedur nya !!"

Pengurus Rumah Duka nya heran dan bertanya: "Jangan kau jadi terlalu romantik ! Logis-logis aja!"

"Kenapa kau pilih mesti buang-biaya besar buat bawa pulang almarhum istrimu ? Toh di Indo, juga dia akan dikubur?

 Biar praktis, cepat dan murah, kan lebih-baik kalo dimakamin di sini aja ?"

Jawab A Thiam : "Aku dengar disini dulu ada yang meninggal dan dimakamkan di tanah ini, tapi abis 3 hari, dia lalu bangkit lalu hidup lagi.

Aku sih nggak mau resiko! Kalo dia bener bangkit lagi, gimana aku bisa.....kawin lagi?

Sudahlah ; aku dah capek sama dia, bawa pulang aja !!"    =)) (•̯͡.•̯͡ ♒ђåª•ђåª•ђåª♒ (•̯͡.•̯͡ =))


Curhat Pendek - Pada Akhirnya

Pada suatu sore..

"Ron, dia bilang kau orang yang menyenangkan dan dia senang berbincang denganmu, kenapa kamu terlihat tidak senang?"

"Jangan terlalu senang jika seseorang mengatakan dia menyukaimu atau sesuatu darimu, pertanyaannya adalah sampai kapan? Karena setiap orang berubah kawan, ketika dia berubah apakah perasaannya masih sama?"

Hal Kecil yang Menjadi Kenangan dari Kantor



Saat berbincang dengan seorang sahabat sambil minum teh, aku bercerita tentang keinginanku untuk menulis lagi namun karena sudah lama tidak menulis di laptop, rasanya cukup canggung karena memang yang paling berat selalu langkah pertama.

Aku bercerita bahwa pengalaman buruk di kantor yang beberapa waktu kualami masih mengikuti, membuat hatiku masih cukup gelisah. Bagaimanapun semuanya tidak selesai sebagaimana harusnya. Sahabatku kemudian menyarankan sebaiknya aku mengingat hal-hal yang menyenangkan saja lalu menulisnya.

Selasa, 29 November 2016

Curhat Pendek - Sukses

Sebuah percakapan dengan mantan bosku di warung kopi.

"Menurutmu aku sudah sukses?" tanya sang bos.

"Ya. Menurutku demikian."

"Setiap orang memiliki arti kesuksesan sendiri, dari sudut pandangmu kenapa aku terlihat sukses?"

"Benar bos, setiap orang memiliki pandangan tersendiri terhadap kesuksesan, bagiku sederhana saja. Ketika aku dapat masuk ke restoran manapun dan memilih makanan apapun yang aku mau tanpa memikirkan harga makanan itu."

Curhat Pendek - Kesempatan Kedua

Pada waktu mengundurkan diri di kantor pusat..

"Apa kau harus benar-benar berhenti? Tidak bisa kau berdamai dengannya dan terus bekerja?" ucap Managerku.

"Pak, memang benar setiap orang pantas mendapat kesempatan kedua, tetapi kadang memberi kesempatan kedua pada seseorang itu seperti memberikannya satu peluru tambahan untuk pistolnya karena dia meleset pada tembakan pertama."

Kumpulan Curhat Pendek di November 2016






Tanggal 15 November lalu, aku resmi mundur dari kantor tempatku bekerja. Walaupun dari pihak kantor ada permintaan padaku untuk tidak mundur, pada akhirnya aku memilih berhenti. Seminggu berikutnya kugunakan untuk berkemas pulang dan menghabiskan waktu dengan keluarga.

Beberapa hari terakhir kugunakan untuk mencari pekerjaan baru dan rencananya awal bulan desember aku akan berangkat ke Riau untuk mulai bekerja. Hingga saat itu tiba aku memilih menghabiskan waktu untuk bersantai dan tentunya kembali menulis.