Jumat, 30 Juni 2017

Metanoia

Ketika ulat berpikir hidupnya berakhir,
Dia berubah menjadi kupu-kupu.


Setiap orang tentunya memiliki cara untuk menjalani hidupnya masing-masing, mereka juga memiliki karakter dan cara pandang yang berbeda-beda. Biasanya untuk mengubah pola pikir apalagi gaya hidup seseorang sangat sulit bahkan jika orang tersebut ingin berubah atas kemauannya sendiri.

Beberapa hal yang bisa kita jadikan contoh adalah kebiasaan merokok, pola tidur yang tidak sehat, bahkan memakai narkoba. Orang menyakini bahwa kebiasaan baik lebih mudah untuk diubah, saya setuju karena kebiasaan baik biasanya lebih rapuh.

Namun pernahkah kalian melihat karena sebuah kejadian, seseorang yang memiliki banyak kebiasaan buruk dapat mengubah semuanya dalam satu malam. Kita menyebutnya pencerahan, hidayah dan lainnya. Hal ini membuktikan bahwa kebiasaan buruk sebenarnya sama rapuhnya mungkin lebih rapuh daripada kebiasaan yang baik jika menggunakan metode yang tepat. Tentu ini berlaku sebaliknya pada kebiasaan baik.

Seringkali perubahan-perubahan yang sulit seperti itu terjadi dalam sebuah pengalaman dalam bentuk perjalanan. Misalnya saja seorang temanku yang baru-baru ini mengalami pengalaman yang tidak mengenakan dari salah satu maskapai pernerbangan. Walau sudah sering mendengar nama buruk maskapai ini dia sebenarnya sedikit tidak percaya, setelah mengalami sendiri baru dia mengerti ternyata lebih buruk daripada yang dibayangkan.

Hal ini mirip dengan pengalamanku dengan salah satu maskapai terbaik di Indonesia pada perjalananku tahun 2015. Aku sangat yakin dengan memilih maskapai ini perjalananku akan lancar, hasilnya malah sebaliknya.

Begitu juga dengan sterotype, cara pandang seseorang seringkali terikat dengan sterotype mayoritas orang. Contohnya seringkali orang bilang Sumatera itu begini dan begitu, Orang Medan tuh begini dan begitu, Aceh itu begini dan begitu. Nyatanya ketika aku menetap cukup lama disini, hal itu tidak sepenuhnya benar.

Memang ada sebagian yang dikatakan terbukti terjadi disini, selebihnya kebanyakan hanya dibesar-besarkan saja.

Disini aku juga menjumpai banyak pandangan orang terhadap orang Kalimantan, terutama Kalimantan Barat. Walaupun aku sudah mencoba menjelaskan bahwa pandangan mereka Kalimantan itu masih seperti hutan Amazon itu sangat jauh dari kenyataan, mereka sepertinya tidak begitu yakin.

Menyadari hal-hal tersebut, aku semakin ingin berpergian dan memperluas wawasanku serta memperbaiki cara berpikirku dan tentu menjalani hidup dengan lebih baik.

Bagaimana dengan kalian? Pengalaman menarik apa yang mengubah pola pandang kalian?

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih untuk berkomentar, Komentarmu sangat berarti untuk penulis agar terus semangat berkarya. Setiap kritik dan saran sangat dihargai agar blog ini semakin baik ke depannya. Semoga anda berbahagia :)