Tampilkan posting dengan label Heart to Heart. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Heart to Heart. Tampilkan semua posting

Kamis, 01 Desember 2016

Kisah Bos dari Neraka


Dalam hampir setiap tulisanku beberapa bulan terakhir, sedikit banyak ada membahas sesosok makhluk yang membuatku tidak nyaman bekerja sampai akhirnya membuatku memutuskan untuk mundur dari kantor.

Kisah makhluk ini ternyata cukup menarik bagi sebagian besar pendengarnya, sebagian kecil memaksaku untuk menulisnya menjadi sebuah buku. Hal ini membuatku berpikir bahwa aku memang berhutang penjelasan bagi kalian para pembaca setia blog ini, karena itu aku menceritakannya dalam tulisan ini.

Rabu, 30 November 2016

Curhat Pendek - Pada Akhirnya

Pada suatu sore..

"Ron, dia bilang kau orang yang menyenangkan dan dia senang berbincang denganmu, kenapa kamu terlihat tidak senang?"

"Jangan terlalu senang jika seseorang mengatakan dia menyukaimu atau sesuatu darimu, pertanyaannya adalah sampai kapan? Karena setiap orang berubah kawan, ketika dia berubah apakah perasaannya masih sama?"

Hal Kecil yang Menjadi Kenangan dari Kantor



Saat berbincang dengan seorang sahabat sambil minum teh, aku bercerita tentang keinginanku untuk menulis lagi namun karena sudah lama tidak menulis di laptop, rasanya cukup canggung karena memang yang paling berat selalu langkah pertama.

Aku bercerita bahwa pengalaman buruk di kantor yang beberapa waktu kualami masih mengikuti, membuat hatiku masih cukup gelisah. Bagaimanapun semuanya tidak selesai sebagaimana harusnya. Sahabatku kemudian menyarankan sebaiknya aku mengingat hal-hal yang menyenangkan saja lalu menulisnya.

Selasa, 29 November 2016

Curhat Pendek - Sukses

Sebuah percakapan dengan mantan bosku di warung kopi.

"Menurutmu aku sudah sukses?" tanya sang bos.

"Ya. Menurutku demikian."

"Setiap orang memiliki arti kesuksesan sendiri, dari sudut pandangmu kenapa aku terlihat sukses?"

"Benar bos, setiap orang memiliki pandangan tersendiri terhadap kesuksesan, bagiku sederhana saja. Ketika aku dapat masuk ke restoran manapun dan memilih makanan apapun yang aku mau tanpa memikirkan harga makanan itu."

Curhat Pendek - Kesempatan Kedua

Pada waktu mengundurkan diri di kantor pusat..

"Apa kau harus benar-benar berhenti? Tidak bisa kau berdamai dengannya dan terus bekerja?" ucap Managerku.

"Pak, memang benar setiap orang pantas mendapat kesempatan kedua, tetapi kadang memberi kesempatan kedua pada seseorang itu seperti memberikannya satu peluru tambahan untuk pistolnya karena dia meleset pada tembakan pertama."

Kumpulan Curhat Pendek di November 2016






Tanggal 15 November lalu, aku resmi mundur dari kantor tempatku bekerja. Walaupun dari pihak kantor ada permintaan padaku untuk tidak mundur, pada akhirnya aku memilih berhenti. Seminggu berikutnya kugunakan untuk berkemas pulang dan menghabiskan waktu dengan keluarga.

Beberapa hari terakhir kugunakan untuk mencari pekerjaan baru dan rencananya awal bulan desember aku akan berangkat ke Riau untuk mulai bekerja. Hingga saat itu tiba aku memilih menghabiskan waktu untuk bersantai dan tentunya kembali menulis.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Aku Kembali : Dari Pencurian sampai Ranjang yang Rubuh






Setelah absen selama lebih dari tiga minggu, akhirnya aku bisa kembali menulis di sini! Yang paling kusesalkan adalah tidak dapat menulis perayaan dua tahun blog Shujinkouron tepat waktu.

Terima kasih bagi para pembaca yang masih setia pada blog ini, dan tentu aku berhutang penjelasan pada kalian semua, maka inilah dia.

Rabu, 14 September 2016

Alasan Alasan Putus

Jika kamu bersama karena sebuah alasan,
Kamu akan berpisah ketika alasan itu berubah atau hilang.


Tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis saat mengakhiri hubungan dengan pasangan-pasangan terdahulu. Apakah ada yang berpisah karena alasan yang sama?

Kamis, 01 September 2016

Curhat Pendek - CSD

Belanja adalah salah satu terapi terbaik di dunia, para wanita seringkali menyetujui hal tersebut. Tidak heran 8% dari populasi dunia adalah 'Shopaholic'.

Sebagian orang tidak dapat menahan nafsu untuk belanja barang tertentu walaupun mungkin tidak akan mereka gunakan dalam waktu dekat. Istilah medis untuk kondisi ini adalah 'Compulsive Shopping Disorder'.

Aku memilikinya, dan kelemahanku adalah buku..

*Melihat isi dompet yang terus menipis karena belanja buku*

Senin, 22 Agustus 2016

Curhat Pendek - Kecelakaan



"Bapak pernah mendapat surat cinta?" Pertanyaan sederhana itu membuat pikiranku kembali teringat sebuah surat yang hampir kulupakan, atau setidaknya kupikir begitu. Nyatanya isi surat itu dapat kuingat dengan jelas, kata demi kata.

Di tulis oleh seorang sahabat, walaupun kala itu telepon genggam sudah bukan barang mewah, dia memilih mengungkapkan perasaannya lewat surat.

Bagian yang paling kuingat adalah, "Aku tahu perasaan ini adalah sebuah kesalahan, kecelakaan but in my mind.. We are accidents waiting to happen."

Jumat, 19 Agustus 2016

Curhat Pendek - Gadget Baru



Setelah seminggu bimbang memilih antara ipad mini 4 dan samsung galaxy tab A, akhirnya hari ini aku membeli samsung galaxy tab A with S-pen.

Alasannya sederhana, untuk menunjangku bekerja dan menulis blog karena akhir-akhir ini kesibukanku meningkat dan tidak memiliki waktu untuk duduk lama di depan pc.

Entah kenapa, kali ini aku tidak bersemangat setelah membelinya, namun kuharap gadget ini dapat mendukung performaku ke depan seperti yang diharapkan.

Curhat Pendek - Soal Harga

Saat sedang jalan-jalan di pasar, sebuah papan penjual nanas membuatku terhenti sejenak.

Satu buah Rp. 2000 / Empat buah Rp. 10.000

Aku kemudian bertanya, "Bang, tidak salah hitung?"

Si abang penjual menjawab, "Tentu saja salah hitung pak!"

Aku bertanya kembali, kini dengan dahi mengkerut, "Kalau sadar itu salah kenapa masih dipajang?"

Jawaban selanjutnya membuatku terdiam.

"Secara matematika saya salah hitung, secara marketing saya berhasil membuat bapak berhenti ke tempat saya." jawabnya sambil tersenyum.

Satu pelajaran baru...

Kamis, 18 Agustus 2016

Curhat Pendek - Sekolah Fulltime


Sore hari, aku mendapat bbm dari sepupu yang masih duduk di bangku SMA..

Sepupu : Ko, udah tahu soal sekolah mau fulltime?

Aku : Hah? Selama ini kalian part-time rupanya?

Sepupu menjelaskan panjang lebar, karena aku lama tidak nonton tv.

Aku : Ya jalani saja, lagipula dalam hidup kita memang selalu belajar setiap waktu.

Jumat, 12 Agustus 2016

Curhat Pendek - Permen Ungu


Pada siang hari ini, aku mendapatkan pesan dari facebook.

"Selamat ulang tahun, kuharap kamu bahagia di sana.." dari seseorang yang tidak kuduga.

"Terima kasih, kuharap kamu juga bahagia di sana dan juga sehat ya." jawabku.

"Aku tidak yakin.."

Aku memilih tidak membalasnya, namun beberapa saat kemudian..

"Kamu ingat, saat aku bilang suka warna ungu dan juga suka rasa anggur? Sejak itu kamu membeli permen fox dan memilih semua permen rasa anggur untuk kamu bawa kemana-mana?"

"Setiap kamu bertemu denganku, kamu akan memberikan sebuah permen ungu tersebut untukku.. Setiap harinya setidaknya kamu memberikanku 3 permen.."

"Permen itu seolah menjadi saksi berapa hari kita bertemu seharinya, dulu kupikir itu manis sampai 10 tahun berikutnya aku baru menyadari arti sesungguhnya.. Kini setiap melihat permen itu, aku hanya bisa menahan air mataku."

Aku terdiam membacanya sebelum membalas..

"Semua sudah berlalu, kuharap kamu menemukan kebahagiaanmu."

Dan dia menjawab..

"Aku sudah menemukannya, hanya tidak bisa memilikinya."

Aku tidak menjawabnya, namun kuharap dia mengerti.

Rabu, 27 Juli 2016

Curhat Pendek - Satu Detik


Kurasa hari ini kematian hampir saja melakukan kesalahan dalam tugasnya, untungnya dalam detik terakhir dia menyadarinya.

Satu detik.. Hanya satu detik. Jika saja terlambat satu detik saja, aku mungkin sudah mati. Sekali lagi aku diingatkan bahwa kematian selalu berada begitu dekat dengan kita. Pelajaran ini harus dibayar dengan beberapa luka di tangan kanan dan kaki kananku.

Kurasa hari ini yang kubutuhkan adalah istirahat.

Selasa, 26 Juli 2016

Curhat Pendek - Yang Sebenarnya Di Dengarkan



Saat lewat di depan kantor para admin, terdengar bisik-bisik yang cukup jelas.

"Eh, itu si Pak Ron kalau udah pasang headset kok mukanya serius banget ya. Tiap lagi sendiri begitu terus." kata Admin A.

"Mungkin dengar musik, biar nggak stress." menurut si Admin B.

"Musik apa ya? Mungkin klasik ya kalau lihat orangnya." Admin C menimpali.

"Apa iya musik bisa buat begitu serius? Apa dengar radio ya?" ucap Admin A.

"Kemungkinan dia dengarin audiobook atau podcast sih sepertinya." bantah Admin B.


Aku memandangi ponselku, melihat playlist yang sedang diputar. [Yuuhi wo Miteiruka - JKT48] dan berpikir "Hm.. sebaiknya mereka tidak pernah tahu yang sebenarnya." dan akupun berlalu.

Jumat, 22 Juli 2016

Cuhrat Pendek - Kotak Kebahagiaan



Jika aku pergi jauh dan harus menginap, aku tidak pernah lupa membawa sesuatu yang sangat berharga untukku.

Bagi orang lain mungkin benda ini tidak terlihat berharga, bentuknya adalah sebuah kotak besi dengan karikatur warna pastel. Sekilas seperti kotak pensil anak-anak sekolah tahun 90-an.

Kotak ini telah menemaniku sejak tahun 2011, kotak ini kuberi nama kotak kebahagiaan. Ukuran kotak ini tidak besar, karena itu mudah dibawa kemana-mana. Kotak ini diberikan oleh pasanganku sebagai hadiah.

Pada bagian atas kotak ini ada sebuah kalimat berbunyi, "Just do what you do and never look around the others" dan di bagian bawah kotak ini ada kalimat, "This is your life and no one can touch." Aku pernah mempublikasikan fotonya di Instagram (klik untuk melihat).

Aku mengisi kotak ini dengan hal-hal kecil namun sangat berkesan dan penuh kenangan bahagia bagiku. Setiap kali aku merasa sedih, aku akan melihat ke dalamnya dan merasa jauh lebih baik.

Menurutku setiap orang harus memiliki kotak bahagia seperti ini, sehingga kenangan bahagia bisa jadi kekuatan ketika kesedihan datang.

Rabu, 20 Juli 2016

Cuhrat Pendek - Minum Kopi


Kupikir kemajuan teknologi bukan hal baik untuk sebagian besar orang di dunia saat ini. Bagaimana tidak aku berpikir demikian?

Kita hidup di zaman dimana seorang pria yang ingin menghabiskan hari minggu sorenya dengan menikmati kopi tanpa diganggu smartphone atau laptop dipandang dengan tatapan aneh oleh pengunjung lain, seolah-olah pria itu seorang psikopat.

Selasa, 19 Juli 2016

Curhat Pendek - Menulis Diary



"Kamu menulis diary? Bukannya kamu sudah punya blog?" tanya pasanganku dengan heran karena aku mulai menulis diary beberapa minggu belakangan.

"Tidak semua bisa kutulis di blog, ini untuk menulis hal-hal yang kecil dan rahasiaku."

"Hal-hal kecil? Kenapa kamu menulisnya?"

"Karena aku merasa aneh, setiap hari terasa sama saja tetapi jika kamu melihat setahun atau sebulan yang lalu, semua sangat berbeda..."

Curhat Pendek - Pembunuh Berantai


Saat dulu mempelajari psikologi psikopat, aku tidak pernah bisa benar-benar mengerti pola pikir mereka, namun seiring bertambahnya usia dan bertemu dengan banyak orang. Kurasa, pola pikir mereka cukup sederhana dan mudah dimengerti.

Semakin banyak orang yang kutemui di kota besar ini, semakin aku memahami pikiran pembunuh berantai.